Pemkab Balangan Lepas 21 Peserta Program Kerja ke Jepang, Upaya Tekan Angka Pengangguran

  • Bagikan
Sebanyak 21 peserta resmi dilepas untuk mengikuti program kerja ke Jepang. (Foto: Habar Balangan/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Balangan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (DKUKMTK) terus berupaya menekan angka pengangguran dengan membuka peluang kerja ke luar negeri. Sebanyak 21 peserta resmi dilepas untuk mengikuti program pembekalan, persiapan, dan penempatan kerja ke Jepang di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Minggu (3/5/2026).

Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan, program tersebut merupakan langkah strategis sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat. Menurutnya, program penempatan tenaga kerja ke Jepang menjadi terobosan yang belum banyak dilakukan daerah lain di sekitar Kabupaten Balangan.

“Kegiatan ini termasuk proyek yang visioner karena belum ada kabupaten atau kota lain yang melaksanakannya. Ini merupakan upaya nyata kita untuk menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Balangan,” ujar Abdul Hadi.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penempatan tenaga kerja ke Jepang, tetapi juga berupaya memperkuat sumber daya manusia melalui peningkatan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK). Ke depan, BLK Balangan direncanakan menyediakan pelatihan lima bahasa asing guna mempersiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar internasional.

Baca Juga : Dishub Balangan Evaluasi Titik Parkir Pasar Tradisional, Siapkan Penataan untuk Kurangi Kemacetan

Dengan adanya program tersebut, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi mengikuti pelatihan ke luar daerah untuk mendapatkan kompetensi bahasa yang dibutuhkan. Langkah ini sekaligus membuka peluang kerja ke berbagai negara tujuan, seperti Korea Selatan, Belgia, Jerman, Jepang, dan Inggris

Sementara itu, Kepala DKUKMTK Balangan Abdurahman Arrahimi menjelaskan, program ini merupakan kelanjutan dari pelatihan bahasa Jepang yang telah dilaksanakan selama tiga bulan pada tahun 2025 bekerja sama dengan LPP Enter.

Baca Juga  Jalin Kolaborasi, Menteri Ekraf Dorong BPOM Bantu UMKM Naik Kelas

Menurutnya, perkembangan peserta menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Dari 21 peserta yang seluruhnya merupakan warga ber-KTP Balangan, dua orang telah berhasil memperoleh kontrak kerja di perusahaan Jepang, sedangkan 19 peserta lainnya masih menjalani tahapan pembekalan dan persiapan.

“Ini merupakan capaian awal yang cukup baik. Dua orang sudah mendapatkan kontrak kerja di perusahaan Jepang, sementara 19 lainnya masih dalam tahap pembekalan dan persiapan. Harapannya seluruh peserta dapat lolos seleksi dan segera diberangkatkan sesuai kebutuhan perusahaan,” kata Abdurahman.

Ia menambahkan, proses pembekalan diperkirakan berlangsung selama satu hingga dua bulan dengan menggandeng PT Mariku AIC Indonesia (Karir Jepang). Selain fokus pada Jepang, DKUKMTK Balangan juga tengah mematangkan rencana perluasan kerja sama penempatan tenaga kerja ke sejumlah negara dan kawasan lain, seperti Eropa, Timur Tengah, Australia, hingga Bulgaria.

Baca Juga : Pemkab Balangan Jamin Pendidikan Anak Yatim hingga Kuliah Mulai Juli 2026

Melalui program tersebut, Pemkab Balangan berharap dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja internasional, sehingga berdampak pada penurunan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *