Nusawarta.id, Jakarta — Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas integrasi transportasi publik hingga wilayah perairan mendapat dukungan dari DPRD DKI Jakarta. Layanan transportasi laut dengan konsep operasional seperti TransJakarta tersebut diwacanakan untuk menghubungkan daratan Jakarta dengan Kepulauan Seribu.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengatakan, peningkatan konektivitas menuju Kepulauan Seribu harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, akses transportasi yang lebih terintegrasi diperlukan untuk memastikan pemerataan mobilitas masyarakat.
“Terkait transportasi dari darat ke Pulau Seribu memang menjadi salah satu concern kami di Pemerintah DKI Jakarta. Kami sangat mendukung rencana tersebut,” ujar Baco saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) DKI Jakarta di Gedung DPD Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Baco menjelaskan, istilah “TransJakarta di laut” tidak berarti pemerintah akan menghadirkan bus di atas laut. Konsep tersebut merujuk pada pola pelayanan transportasi yang terjadwal dan berkelanjutan seperti sistem yang diterapkan TransJakarta.
Baca Juga : Menkeu Purbaya Sebut 2 Pegawai Pajak Tersangka Kasus TPL Hanya Oknum
Menurutnya, kapal nantinya akan beroperasi secara rutin sesuai rute yang telah ditentukan tanpa bergantung pada jumlah penumpang.
“Wacana Pak Gubernur ada TransJakarta di laut, itu maknanya bukan bus. Ini tetap kapal yang muter terus kayak sistem TransJakarta. Ada penumpang, tidak ada penumpang, sedikit atau penuh, kapal akan tetap jalan bolak-balik melayani koridornya,” jelasnya.
Terkait pengelolaan layanan tersebut, DPRD DKI akan mengawal penyusunan skema regulasi agar pengoperasiannya berjalan efektif dan efisien. Salah satu opsi yang masih dibahas yakni pengelolaan oleh PT Transjakarta atau langsung di bawah Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Baco menilai kehadiran transportasi laut dengan sistem layanan terjadwal dapat memberikan kepastian mobilitas bagi warga Kepulauan Seribu sekaligus memperkuat konektivitas antara wilayah kepulauan dan pusat aktivitas di Jakarta.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Baco dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD Bapera DKI Jakarta. Ia menilai kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah penting untuk mengawal pembangunan sekaligus merespons berbagai persoalan sosial.
Saat ini, Bapera DKI Jakarta tengah memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat rukun warga (RW), yang ditargetkan rampung pada akhir 2026. Organisasi tersebut juga didorong aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk membantu penanganan pascabencana kebakaran di Ibu Kota.
Ketua Umum DPP Bapera Fahd El Fouz A Rafiq turut mengapresiasi perkembangan organisasi di bawah kepemimpinan Basri Baco. Ia menilai konsolidasi hingga tingkat basis menjadi salah satu kekuatan Bapera DKI Jakarta.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Muhamad Matsani menyambut positif kiprah Bapera. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat semangat gotong royong di Jakarta melalui pendekatan pentahelix.












