Program Masjid Berdaya Adaro 2025 Dorong Transformasi Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Umat

  • Bagikan
Masjid Berdaya Adaro 2025 melaksanakan kegiatan studi pemberdayaan masjid. (Foto: Nusawarta.id)

Studi pemberdayaan ini diikuti oleh 10 pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang merupakan binaan program CSR PT. Adaro Indonesia. Para peserta diajak untuk melihat langsung praktik terbaik (best practices) pengelolaan masjid yang tidak hanya berfokus pada aktivitas ibadah ritual, tetapi juga menyentuh aspek sosial, pendidikan, serta penguatan kemandirian ekonomi jamaah.

Di Masjid Muslim Billionaire, para peserta mendapatkan pembelajaran mengenai konsep masjid sebagai pusat pembinaan mental dan spiritual umat yang terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi jamaah. Berbagai program sosial produktif dipelajari, mulai dari penguatan ekosistem sedekah, pengelolaan dana umat yang transparan, hingga sistem manajemen masjid yang profesional dan akuntabel. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan jamaah sekaligus memperluas dampak sosial masjid di tengah masyarakat.

Baca Juga : Pemkab HSS Matangkan Kesiapan Pelaksanaan Program Strategis Nasional

Sementara itu, kunjungan ke Masjid Raya Bintaro Jaya memberikan wawasan mengenai tata kelola masjid modern berskala besar. Peserta mempelajari pengelolaan program dakwah yang inklusif, pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan masjid, serta pengembangan berbagai program dan fasilitas umat yang memiliki dampak luas bagi masyarakat sekitar. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi sosial, edukasi, dan pelayanan publik berbasis nilai keislaman.

Koordinator Program Masjid Berdaya menyampaikan bahwa kegiatan studi ini diharapkan menjadi titik awal transformasi masjid-masjid binaan di Kabupaten Tabalong agar semakin adaptif dan relevan dengan kebutuhan umat saat ini.

Baca Juga  Damkar Tanbu Evakuasi Sarang Tawon Sebesar Karung Goni di Desa Batuah

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat solusi umat—mulai dari pendidikan, sosial, hingga penguatan ekonomi jamaah,” ujarnya.

Lebih lanjut, hasil dari kegiatan studi ini akan ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi serta penerapan program-program pemberdayaan yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing masjid binaan. Melalui Program Masjid Berdaya Adaro 2025, diharapkan masjid-masjid di Tabalong mampu tumbuh menjadi institusi yang makmur, berdampak nyata, dan berkelanjutan.

Baca Juga : KPK Gelar OTT di Hulu Sungai Utara, Tiga Jaksa Kejari HSU Diduga Diamankan

Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama antara PT. Adaro Indonesia dan para pengelola masjid dalam menghadirkan masjid yang tidak hanya memakmurkan jamaah secara spiritual, tetapi juga menjadi motor penggerak kebaikan, solidaritas sosial, dan kemandirian umat di daerah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *