Wamendagri Bima Arya Dorong Pemda Tingkatkan Realisasi APBD untuk Perkuat Ekonomi Daerah

  • Bagikan
Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyampaikan imbauan peningkatan realisasi APBD dalam Munas VII APEKSI Pada Kamis (8/5/2025) di Surabaya, Jawa Timur (Foto: Humas Kemendagri)

Nusawarta.id, Surabaya Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia untuk lebih aktif meningkatkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Imbauan ini ia sampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/5/2025).

Menurut Bima, percepatan realisasi APBD penting untuk mendorong peredaran uang di daerah, yang pada gilirannya akan memperkuat daya dorong perekonomian lokal. “Semangat kita adalah memastikan uang beredar di daerah agar mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Baca Juga Keputusan Rakernas XVII di Balikpapan: Surabaya Tuan Rumah Munas APEKSI 2025

Ia menyebut, rata-rata realisasi pendapatan daerah saat ini masih di bawah 23 persen, sementara belanja belum mencapai 17 persen. Kondisi ini dinilainya perlu segera diperbaiki agar program pembangunan daerah berjalan optimal. Ia pun meminta kepala daerah untuk terus menggenjot kinerja anggaran, baik dari sisi pendapatan maupun belanja.

Selain itu, Bima menekankan pentingnya memperkuat kapasitas fiskal daerah guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Salah satu kuncinya adalah dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjaga ruang fiskal melalui efisiensi anggaran. “Kita harus gunakan anggaran dengan lebih efektif, fokus pada program-program strategis yang berdampak nyata,” ujarnya.

Baca Juga Rakerwil Apeksi Kalimantan Dorong Pembangunan Bersama untuk Masa Depan Lebih Baik

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga mengapresiasi kontribusi Pemda dalam menjaga stabilitas inflasi nasional. Ia menyebut Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang rutin digelar oleh Kemendagri menjadi wadah penting untuk memantau dan menekan laju inflasi. Ia pun mengingatkan agar angka inflasi tidak melebihi 3,5 persen.

Baca Juga  SBY Ajak Kepala Daerah Perkuat Ekonomi untuk Kesejahteraan Rakyat

Bima mendorong kepala daerah untuk tidak ragu menyampaikan kendala atau usulan dalam forum Rakor tersebut, termasuk melalui komunikasi langsung. “Silakan japri kalau ada hal yang ingin disampaikan, mari manfaatkan forum itu sebaik mungkin,” tuturnya.

Baca Juga Penutupan Munas VII APEKSI, Sekjen Kemendagri Dukung Kolaborasi Pemkot untuk Percepat Kemajuan Daerah

Munas VII APEKSI ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Forkopimda se-Jatim, dan berbagai pejabat daerah dari seluruh Indonesia, memperkuat kolaborasi nasional untuk kemajuan pemerintahan kota. (Whd/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *