Korwil SPPG Banyuwangi Sulit Dihubungi, Apakah Tutup Mata atas Masalah MBG

  • Bagikan
Ilustrasi foto sppg

Nusawarta.id, Banyuwangi – Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Banyuwangi Masrulin sulit membuka akses terhadap keinginan publik dalam melakukan pengawasan. Apakah dia tutup mata atas karut-marut MBG di Banyuwangi.

Swara Milenial mencoba menghubungi Masrulin baik melalui Whatsapp maupun telepon seluler tapi tidak ada respons.

Maulana Fikri, pengurus Swara Milenial, mengatakan, pihaknya hendak mengkonfirmasi temuan-temuan di lapangan selama memantau operasional SPPG di Kabupaten Banyuwangi. Beberapa temuan antara lain, Kepala SPPG tidak bisa dihubungi, Kepala SPPG melakukan pembelian bahan baku sendiri, makanan tidak layak, ada dugaan mark up harga.

Baca Juga : BGN Tutup Pendaftaran MBG, Oknum Jual Beli Titik SPPG hingga Rp200 Juta Diancam Diblokir

“Itu temuan umum di lapangan yang tidak mungkin luput dari pantauan korwil. Tapi korwilnya menutup diri berarti patut dicurigai ada sesuatu yang disembunyikan,” terang Maulana Fikry.

Pihaknya berencana melaporkan masalah ini kepada Badan Gizi Nasional (BGN) maupun Komisi Informasi.

“MBG itu dibiayai APBN, jadi publik berhak tahu tidak boleh ada yang ditutupi. Korwil SPPG itu digaji oleh APBN jadi jangan seenaknya saja bekerja,” terangnya.

Baca Juga  Selama 2025, Pengawasan Obat dan Makanan Berdampak Ekonomi Rp50,8 T
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *