DPRD DKI Minta Pemprov Percepat Penanganan Banjir dan Kemacetan Jelang Jakarta 500 Tahun

  • Bagikan
Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin. (Foto: Dok. Antara/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat penanganan sejumlah persoalan mendasar, terutama banjir dan kemacetan, menjelang usia lima abad Jakarta.

Menurut Suhud, kedua persoalan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah utama yang harus diselesaikan secara serius dan terukur agar tidak menghambat perkembangan ibu kota sebagai kota global.

“Banjir harus diantisipasi secara serius agar tidak menimbulkan dampak besar bagi masyarakat,” kata Suhud dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Ia menilai penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial. Pemprov DKI, kata dia, perlu memperkuat langkah pencegahan sejak dini melalui peningkatan kesiapsiagaan saat musim hujan, termasuk memperkuat kolaborasi dengan daerah penyangga.

Baca Juga : Menkeu Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Sebut Ada Dugaan Permainan Oknum

“Perlu kesiapsiagaan saat hujan turun, termasuk kolaborasi dengan daerah penyangga, penanganan yang terpadu serta menyeluruh,” ujarnya.

Selain persoalan banjir, Suhud juga menyoroti kemacetan yang masih menjadi tantangan besar bagi Jakarta. Ia meminta Pemprov DKI memperkuat integrasi transportasi publik guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan pembangunan sumber daya manusia juga menjadi faktor penting agar transformasi Jakarta sebagai kota global dapat berjalan seiring dengan kesiapan masyarakat.

Di sisi lain, Suhud menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan meningkatkan partisipasi warga sebagai modal utama bagi Jakarta untuk berkembang menjadi kota global yang tetap berkelanjutan dan mempertahankan nilai-nilai budaya.

Sementara itu, secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa arah pembangunan Jakarta ke depan tidak lagi semata berfokus pada pembangunan fisik, melainkan pada peningkatan kenyamanan masyarakat.

Hal itu disampaikan Pramono saat puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta yang digelar di kawasan Sudirman-Thamrin, Sabtu (27/6/2026) malam.

Baca Juga : Kemenhub Percepat Perpanjangan KRL Cikarang-Cikampek untuk Tingkatkan Mobilitas Warga

“Yang paling utama untuk Jakarta bukan membangun fisiknya saja, tetapi bagaimana memberikan kenyamanan bagi masyarakatnya,” kata Pramono.

Baca Juga  Pramono Anung Berlakukan PJJ dan WFH Bersyarat hingga 28 Januari 2026

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan HUT Jakarta tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi di ibu kota serta meningkatkan kualitas hidup warga.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan perkotaan, terutama banjir dan kemacetan, sebagai bagian dari persiapan menuju Jakarta yang memasuki usia 500 tahun pada 2027 mendatang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *