Nusawarta.id, Surabaya — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa generasi Z memiliki peran strategis dalam mendorong modernisasi dan percepatan transformasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Berbicara di hadapan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Senin, Ferry menyebut energi muda, kreativitas, serta keberanian generasi Z sebagai modal penting untuk membangun ekosistem koperasi yang lebih adaptif dan maju.
“Masa depan koperasi Indonesia berada di tangan generasi Z. Energi, kreativitas, dan keberanian mereka menentukan arah pengembangan koperasi ke depan terutama dengan hadirnya KDKMP,” ujarnya.
Menurut Ferry, generasi Z memiliki keunggulan dalam kemampuan digital seperti pemasaran daring, pengembangan koneksi bisnis berbasis internet, serta inovasi produk dan layanan. Kapabilitas tersebut diyakini mampu membuat KDKMP berkembang lebih cepat dan relevan dengan kebutuhan ekonomi modern.
Saat ini terdapat lebih dari 80 ribu KDKMP yang sedang dibangun sebagai fondasi ekosistem ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan. Ferry menilai, jumlah tersebut merupakan potensi besar bagi pembangunan ekonomi nasional berbasis komunitas.
Baca Juga : Menkop Akan Minta Tambahan Modal LPDB untuk Perluas Kekuatan Koperasi Desa
“Koperasi yang selama ini dianggap kecil dan diremehkan justru akan menjadi kekuatan ekonomi besar dan menjadi mesin pertumbuhan Indonesia jika dikelola dengan benar,” kata Ferry.
Ia menambahkan, koperasi merupakan amanat konstitusi sekaligus sejalan dengan karakter gotong royong masyarakat Indonesia.
Namun, Ferry juga menyoroti tantangan ekonomi desa yang selama hampir tiga dekade terpinggirkan oleh dominasi tengkulak, rentenir, hingga pinjaman online (pinjol). Banyak desa, kata dia, masih menghadapi keterbatasan akses listrik, internet, obat-obatan, serta harga kebutuhan yang lebih mahal dibandingkan kota.
Melalui keberadaan KDKMP yang dirancang inovatif dan kreatif, Ferry berharap ketimpangan tersebut dapat dikurangi. KDKMP dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi desa, memperbaiki rantai pasok, hingga meningkatkan kesejahteraan warga. Ekosistem ini juga diyakini mampu menciptakan jutaan lapangan kerja baru, terutama bagi anak muda yang dinilai sebagai penentu masa depan koperasi.
Baca Juga : Kemenkop Minta Pemda Siapkan Lahan Kopdes Merah Putih
“Kami siap berkolaborasi dengan kampus dan pemerintah daerah, termasuk Unair, untuk membangun masa depan ekonomi rakyat yang lebih kuat dan berkeadilan,” pungkasnya.


