Nusawarat.id, Kabupaten Tangerang – Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono meminta pemerintah daerah menyiapkan lahan untuk pembangunan gudang dan gerai operasional Kopdes Merah Putih yang mulai dilaksanakan secara bertahap pada Oktober 2025.
Ferry menyampaikan hal itu usai berdiskusi dengan jajaran pemerintah daerah di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (16/10). Ia menegaskan pentingnya inventarisasi lahan milik pemerintah provinsi, kabupaten/kota, maupun desa untuk mendukung pengembangan koperasi tersebut.
“Kami tadi juga sudah berdiskusi, nanti bersama dengan bupati mulai melakukan inventarisasi tanah-tanah milik pemerintah, provinsi, kabupaten, kota, atau pun tanah-tanah milik desa,” ujarnya.
Baca Juga : Revisi UU Kepemudaan Masuk Prolegnas 2025–2029, Kemenpora Serap Aspirasi Publik
Selain pembangunan infrastruktur, Kemenkop juga tengah mempersiapkan program pelatihan manajerial bagi para pengurus Kopdes Merah Putih. Para pengurus akan dibimbing oleh tenaga profesional yang telah direkrut Kemenkop sebagai asisten bisnis dan manajemen officer.
“Kemenkop telah merekrut tenaga bisnis untuk melatih para pengurus koperasi menyukseskan program kerja kita,” katanya.
Lebih lanjut, Ferry mengungkapkan bahwa operasional koperasi akan diawasi oleh Kejaksaan melalui Aplikasi Jaga Desa sebagai upaya transparansi dan akuntabilitas.
Baca Juga : IPDN Kukuhkan Praja Baru, Wamendagri Akhmad Wiyagus Ajak Jadi Telad
“Mudah-mudahan nanti akan bisa menjadi proses yang meyakinkan semua pihak bahwa kegiatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini akan bisa termonitor secara baik,” tambahnya.
Program Kopdes Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memperkuat peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.












