Nusawarta.id, Kandangan – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., secara resmi membuka Lomba Motif Sasirangan Tahun 2026 di Pendopo Bupati HSS, Rabu (22/7). Kegiatan bertajuk “Lestarikan Motif, Banggakan Budaya” ini digelar sebagai upaya melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong lahirnya motif sasirangan baru yang mencerminkan identitas daerah.
Pembukaan lomba dihadiri Wakil Bupati HSS H. Suriani, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, Sekretaris Daerah HSS, jajaran kepala OPD, pengurus Dekranasda, dewan juri, serta para peserta lomba.
Ketua Dekranasda Kabupaten HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor mengatakan, sebanyak 13 perajin sasirangan mengikuti kompetisi yang terbagi dalam kategori pewarna kimia dan pewarna alam. Para peserta ditantang menciptakan motif yang memadukan unsur Gunung Kantawan, anggrek, dan bambu sebagai representasi kekayaan alam serta ciri khas Kabupaten HSS.
Menurutnya, lomba ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan Hari Jadi Kabupaten HSS Tahun 2026 yang mengangkat tema penghormatan kepada para pahlawan daerah.
Sementara itu, Bupati H. Syafrudin Noor berharap melalui ajang tersebut lahir motif-motif sasirangan yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung filosofi dan menggambarkan karakter Hulu Sungai Selatan.
“Motif yang dihasilkan tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mengandung makna, cerita, dan identitas Hulu Sungai Selatan,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung para perajin melalui pembinaan, promosi, dan penyediaan ruang kreatif agar sasirangan HSS semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih luas.
Usai membuka lomba, Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua Dekranasda meninjau hasil karya peserta serta mendengarkan penjelasan mengenai filosofi dan proses kreatif di balik setiap motif.
Pada akhir kegiatan, dewan juri menetapkan para pemenang. Untuk kategori pewarna kimia, Juara I diraih M. Reza Aditya Nugraha, Juara II Muhammad Mahyani, dan Juara III Misli. Sementara kategori pewarna alam dimenangkan Muhammad Mahyani sebagai Juara I, disusul M. Reza Aditya Nugraha sebagai Juara II dan Rusyifa Aina Hayati sebagai Juara III.
Melalui lomba ini, Pemerintah Kabupaten HSS berharap inovasi motif sasirangan terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal, sehingga mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Hulu Sungai Selatan.












