Nusawarta.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan lima langkah penataan kabel udara secara bertahap di lima wilayah kota menjelang peringatan lima abad Kota Jakarta pada 2027. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan warga sekaligus memperindah wajah ibu kota.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga, mengatakan penataan kabel menjadi salah satu komitmen pemerintah daerah dalam membenahi infrastruktur perkotaan.
“Pak Gubernur berkomitmen dalam menjelang lima abad Jakarta, dalam lima tahun di lima wilayah melakukan serentak penataan kabel udara,” kata Nirwono saat kegiatan pemutusan kabel udara di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin.
Baca Juga : Menperin Sarmuji Targetkan Produktivitas Tenaga Kerja Manufaktur Rp147,7 Juta pada 2029
Lima langkah yang disiapkan meliputi penguatan rencana induk Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), mendorong penyedia jaringan memindahkan kabel secara mandiri, memotong kabel yang sudah tidak aktif, mengikat kabel yang masih aktif, serta meninggikan kabel yang belum dapat dipindahkan ke bawah tanah.
Menurut Nirwono, sekitar 50 persen kabel udara diperkirakan sudah tidak aktif sehingga menjadi sasaran awal penertiban.
“Target yang paling realistis, kita mengejar 50 persen kabel yang sudah mati dulu. Kalau sudah mati, tentu tinggal dipotong,” ujarnya.
Sementara itu, pemindahan kabel aktif, termasuk jaringan listrik milik PT PLN, membutuhkan perencanaan teknis dan penganggaran tersendiri. Karena itu, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing penyedia jaringan.
Pemprov DKI juga menjadwalkan pemotongan kabel udara secara rutin setiap Senin pukul 10.00 WIB di sejumlah lokasi. Penentuan titik penanganan mempertimbangkan kondisi lalu lintas, keselamatan pekerja, serta aktivitas masyarakat sekitar.
Baca Juga : Gus Ipul Makan Malam Bersama Siswa Sekolah Rakyat, Tekankan Kesungguhan Belajar
Penataan akan diprioritaskan di lokasi strategis yang membutuhkan penanganan lebih dahulu, sebelum dilanjutkan ke wilayah lain secara bertahap.
Melalui program tersebut, Pemprov DKI berharap penataan kabel udara dapat meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, mendukung kelancaran lalu lintas, serta memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global menjelang usia 500 tahun.












