Presiden Prabowo Undang Ormas Islam Bahas Keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza

  • Bagikan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Foto: Sekretariat Kabinet/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengundang sejumlah perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk menghadiri pertemuan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa siang. Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Gaza, sebuah forum internasional yang bertujuan mendorong terciptanya perdamaian dan pemulihan kemanusiaan di wilayah Gaza, Palestina.

Beberapa ormas Islam besar yang diundang dalam pertemuan tersebut antara lain Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis membenarkan adanya undangan dari Presiden Prabowo terkait agenda tersebut.

“Ya, saya juga diundang siang ini. Yang sampai ke saya informasinya agenda pertemuan diskusi tentang BoP,” ujar KH Cholil Nafis saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa pagi.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf yang juga menjabat sebagai Menteri Sosial RI. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu membenarkan rencana pertemuan di Istana Kepresidenan.

“Iya benar ada agenda tersebut jam 14.00 WIB,” kata Gus Ipul singkat.

Baca Juga : Prabowo: Indonesia Tidak Boleh Bergantung, Harus Berdikari Sepenuhnya

Sementara itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti juga mengonfirmasi kehadiran Muhammadiyah dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, Muhammadiyah akan diwakili oleh dirinya bersama Ketua PP Muhammadiyah Prof. Syafiq A. Mughni.

“Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya,” ujar Abdul Mu’ti.

Dewan Perdamaian Gaza sendiri resmi diluncurkan pada sela-sela pertemuan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Peluncuran Board of Peace dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr. dan dihadiri sejumlah pemimpin negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga  Presiden Prabowo Sindir Bupati Aceh Selatan yang Umrah Saat Bencana, Minta Mendagri Ambil Tindakan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menjadi salah satu kepala negara yang menandatangani piagam pembentukan Dewan Perdamaian Gaza. Ia menilai pembentukan dewan tersebut sebagai momentum penting bagi upaya perdamaian di kawasan konflik.

“Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” ujar Prabowo kepada wartawan usai menghadiri peluncuran BoP di Davos.

Baca Juga : Prabowo Soroti Situs Sejarah yang Hilang: Dari RRI Bung Tomo hingga Jejak Majapahit

Prabowo juga menyampaikan bahwa kondisi kemanusiaan di Gaza mulai menunjukkan perbaikan dengan masuknya bantuan dalam jumlah besar. Indonesia, menurutnya, siap berperan aktif dalam mendukung upaya kemanusiaan dan perdamaian.

Selain Indonesia, sejumlah negara lain turut menandatangani piagam Dewan Perdamaian Gaza, di antaranya Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Belgia, Mesir, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, serta Pakistan. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan perdamaian dan kesejahteraan rakyat Palestina melalui berbagai jalur diplomasi internasional.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *