Nusawarta.id, Timika – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas keberhasilannya dalam merealisasikan 12 agenda utama percepatan pembangunan Daerah Otonom Baru (DOB). Dari empat provinsi baru hasil pemekaran di Papua, Papua Tengah dinilai paling progresif dalam menjalankan peta jalan pembangunan yang telah ditetapkan.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, dalam kunjungan kerja Komisi II DPR RI untuk mengevaluasi perkembangan DOB di Papua Tengah, Kamis (1/5/2025), yang digelar di Hotel Horison Diana, Timika. Akmal menyebut pencapaian Papua Tengah merupakan cerminan dari kerja nyata dan komitmen kuat jajaran pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan pelayanan publik.
“Kami melihat Papua Tengah menunjukkan progres paling menonjol dibandingkan tiga DOB lainnya. Ini tentu tidak lepas dari kinerja aktor-aktor utama yang sejak awal berperan dalam pembentukan provinsi ini,” ujar Akmal.
Meski demikian, Akmal menyoroti masih adanya dua agenda krusial yang harus segera dituntaskan, yakni penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan serta pengisian anggota DPR Provinsi Papua Tengah melalui mekanisme pengangkatan. Ia menyatakan Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan Surat Keputusan pengesahan anggota DPRP, namun pelantikan belum terlaksana hingga kini.
Kehadiran Kemendagri dan Komisi II DPR RI, lanjut Akmal, bertujuan untuk memberi ruang kepada Gubernur dan jajaran dalam menjelaskan kendala-kendala yang dihadapi serta menyampaikan capaian yang telah diraih. Hal ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam merumuskan langkah-langkah strategis lanjutan demi menyukseskan otonomi khusus di wilayah tersebut.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, menegaskan bahwa pihaknya ingin mendengarkan langsung dari pemangku kebijakan di daerah terkait capaian dan tantangan pembangunan di Papua Tengah. Temuan-temuan dalam kunjungan ini akan dibahas lebih lanjut di tingkat pusat guna merumuskan solusi bersama.
Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri oleh para anggota Komisi II DPR RI seperti Kamarudin Watubun, Esthon L. Foenay, Longki Djanggola, Fauzan Khalid, Eka Widodo, dan Ateng Sutisna. Hadir pula Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, para bupati se-Papua Tengah, unsur Forkopimda, dan sejumlah pejabat daerah lainnya yang menunjukkan sinergi kuat dalam upaya percepatan pembangunan provinsi baru tersebut. (Jamal/Red)












