Nusawarta.id, Buol – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Buol menggelar audiensi dengan Kepala UPT Samsat Buol hari jumat, 19 September 2025. Pertemuan tersebut membahas dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang diduga terjadi di lingkungan UPT Samsat Buol.
Dalam audiensi, Kepala UPT Samsat Buol menyatakan pihaknya menerima secara terbuka kritik dan masukan yang disampaikan oleh pemuda dan mahasiswa, khususnya dari HMI Cabang Buol. Ia menegaskan bahwa kritik ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan ke depan.
“Kami menerima kritik ini secara terbuka. Ini akan menjadi evaluasi bagi kami agar ke depannya pelayanan di UPT Samsat Buol semakin baik, sehingga hal-hal yang mengarah pada dugaan pungli tidak lagi terjadi,” ujarnya di kantor dinas pada hari Jumat, 19/09/2025.
Baca Juga : Dugaan Perampasan Lahan Warga, Mediasi Sengketa Lahan di Pulau Laut Barat Berakhir Buntu
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Buol, Arman A. Hala, dalam audiensi tersebut menekankan pentingnya perbaikan agar tidak lagi terjadi kesalah pahamanan publik dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
“Kami mendorong agar Samsat Buol memperbaiki kualitas pelayanannya, sehingga nama baik UPT Samsat Buol tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat tidak rusak akibat praktik yang mengarah pada pungli,” tegas Ketua Umum HMI Cabang Buol.
HMI Cabang Buol berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan pelayanan yang lebih transparan, profesional, dan berintegritas sehingga masyarakat merasa dilayani dengan baik dan adil.












