Soekarno Run 2026: Memadukan Semangat Olahraga dan Warisan Bung Karno

  • Bagikan
Visual interaktif Presiden pertama RI Soekarno ditampilkan pada gelaran Soekarno Run 2026 yang digelar PDIP di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026). (Foto: PDIP/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta — Gelaran tahunan Soekarno Run 2026, yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), sukses memadukan olahraga dan edukasi sejarah berbasis kecerdasan buatan (AI). Acara yang mengangkat tema “Berlari untuk Indonesia” ini diikuti oleh sekitar 10.000 pelari dari berbagai kalangan dan digelar di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu pagi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, sementara Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto ikut berlari di kategori 10 kilometer. Sebelum memulai lari, Hasto menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar olahraga, melainkan sarana untuk membangun ikatan emosional dengan sosok Bung Karno.

“Ajang ini merupakan upaya membangun ikatan emosional dengan Bung Karno. Kami berharap para peserta meresapi ide dan pemikiran beliau serta membangun kedisiplinan demi semangat Indonesia Raya,” ujar Hasto.

Baca Juga : Guntur Romli Tegaskan Tokoh PDIP Tak Bertemu Presiden Prabowo

Konsep acara menampilkan pengalaman imersif melalui teknologi AI dan visual interaktif, memungkinkan para peserta “bertemu” secara digital dengan Bung Karno. Di titik utama acara, sosok proklamator itu muncul secara digital untuk menyapa peserta dan menyampaikan pidato singkat tentang pentingnya persatuan dari Sabang sampai Merauke. Dalam orasinya, Bung Karno menganalogikan lari maraton sebagai manifestasi perjuangan dan kemandirian bangsa.

“Saudara-saudara, setiap langkah kaki saudara adalah bentuk perjuangan. Perjuangan rakyat Indonesia yang pantang menyerah. Perjuangan dengan suatu gotong royong. Perjuangan dengan persatuan yang membara,” demikian salah satu petikan pidato digital Bung Karno.

Ketua Panitia Soekarno Run “Runniversary” 2026, Muhammad Syaeful Mujab, menambahkan, kegiatan ini tidak sekadar lomba, tetapi juga ruang perjumpaan antara sejarah dan masa depan. Teknologi menjadi jembatan untuk menjaga nilai-nilai perjuangan tetap relevan bagi generasi muda. Tahun ini, kategori pelajar juga diperkenalkan dengan podium khusus sebagai afirmasi terhadap kepemimpinan muda.

Baca Juga  KORPRI HSU Run 2025 Meriah, Ratusan ASN Ramaikan Fun Run di Halaman Kantor Pemkab

Acara turut dihadiri cucu Bung Karno, Puti Guntur Soekarno, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, dan sejumlah fungsionaris PDIP seperti Komarudin Watubun, Ganjar Pranowo, Yuke Yurike, Charles Honoris, My Esti Wijayati, dan Krisdayanti. Syaeful menekankan bahwa kehadiran 10.000 pelari di car free day ini mencerminkan semangat berdikari dan keberlanjutan cita-cita Bung Karno.

Baca Juga : Ketua Fraksi PDIP Tanah Bumbu Tegas Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Soekarno Run 2026 berhasil menghadirkan pengalaman unik yang memadukan olahraga, sejarah, dan teknologi, sekaligus menghidupkan semangat nasionalisme bagi generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *