Bupati Andi Rudi Latif Dorong Pemanfaatan Ikan untuk Pangan Bergizi

  • Bagikan
Dinas Perikanan Saat menggelar Pelatihan sekolah pangan. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Batulicin – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong pemanfaatan potensi perikanan sebagai sumber pangan bergizi melalui program Sekolah Pangan. Kegiatan yang digagas Dinas Perikanan Tanah Bumbu itu digelar di Aula Kecamatan Kuranji, Rabu (7/10/2026).

Program tersebut membekali kader dan ibu-ibu PKK dari tujuh desa dengan keterampilan mengolah hasil perikanan menjadi makanan bergizi dan menarik bagi anak-anak. Upaya ini juga diarahkan untuk mendukung penanganan stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menilai potensi perikanan menjadi salah satu aset penting daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Tanah Bumbu memiliki garis pantai sepanjang 114 kilometer yang mencakup 31 desa pesisir.

Baca Juga : Bupati Tanah Bumbu Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Aksi Sinergitas Merah Putih

Dalam pelatihan, Dinas Perikanan menggandeng akademisi Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat. Peserta mendapat materi diversifikasi pangan, mulai dari pengolahan ikan menjadi empek-empek, bola nasi ikan, mi ikan hingga abon. Tulang ikan juga diajarkan untuk diolah menjadi tepung kaya kalsium.

Plt Camat Kuranji Salafuddin berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada masyarakat.

“Pelatihan ini sangat penting dalam rangka Sekolah Pangan. Saya berharap ibu-ibu dapat menyimak, sehingga setelah kegiatan ini bisa dipraktikkan dan disebarluaskan kepada masyarakat,” kata Salafuddin.

Kabid Pengolahan P2HP Dinas Perikanan Tanah Bumbu Rahmiati Zulfah mengatakan, program tersebut juga diarahkan untuk memperbanyak menu berbasis ikan dalam pemberian makanan tambahan (PMT) di Posyandu.

Baca Juga : Ketua DPRD Tanah Bumbu Kerahkan Excavator untuk Penataan SMAN 1 Batulicin

“Harapannya ibu-ibu dapat menyerap ilmu dalam mengolah olahan ikan. Selama ini menu PMT di Posyandu kita belum banyak yang berbasis ikan,” ujarnya.

Baca Juga  Semarak Aksi Sinergitas Merah Putih di Pagatan, Wujud Kebersamaan dan Gaya Hidup Sehat

Selain meningkatkan asupan gizi keluarga, pengolahan hasil perikanan diharapkan membuka peluang usaha mikro berbasis pangan rumahan. Kader PKK Desa Giri Mulya, Linda, menyebut ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di rumah maupun dibagikan kepada masyarakat.

“Ini sangat membantu kami. Dari Sekolah Pangan ini maunya nanti ilmu yang didapat bisa dibawa ke masyarakat, terutama untuk di rumah, buat suami dan anak,” katanya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *