Bamsoet Temui Menko AHY, Dorong Pemenuhan Perumahan Rakyat dan Infrastruktur Terintegrasi

  • Bagikan

Nusawarta.id, Jakarta – Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat harus menjadi prioritas pemerintah. Pasalnya, saat ini sekitar 10 juta kepala keluarga (KK) belum memiliki rumah, sementara 27 juta KK lainnya tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH).

Menurut Bamsoet, rumah yang layak bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga menjadi fondasi stabilitas sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah mempercepat implementasi program perumahan rakyat, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung yang terintegrasi.

“Pembangunan jalan, transportasi umum, air bersih, dan sanitasi merupakan faktor penting dalam pengembangan permukiman yang layak huni. Jika semua aspek ini terintegrasi, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan akses terhadap perumahan yang layak,” ujar Bamsoet usai bertemu Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, di Jakarta, Senin (3/2/2025).

Bamsoet menyoroti Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam mengatasi krisis perumahan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan mendorong stabilitas sosial serta ekonomi.

Selain itu, Bamsoet menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan sektor pendidikan dan kesehatan juga akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Proyek perumahan yang dikombinasikan dengan pembangunan sekolah dan fasilitas kesehatan akan mempercepat pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang diproyeksikan mencapai 319 juta jiwa pada 2045, Bamsoet mengingatkan bahwa kebutuhan perumahan akan terus meningkat. Jika tidak ditangani dengan serius, Indonesia berpotensi menghadapi krisis sosial dan ekonomi yang lebih besar di masa depan.

“Pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan inovatif,” pungkas Bamsoet. (San/Red)

Baca Juga  Menko Prekonomian Tekankan Peran Kepala Daerah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *