Bupati Andi Rudi Latif Luncurkan Antologi Suara dari Tenggara, Himpun 50 Tulisan dari 47 Penulis

  • Bagikan
Penyerahan buku Suara dari Tenggara dalam rangkaian launching di Tanah Bumbu halaman Bandara Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (8/8/2026). (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif meluncurkan buku antologi Suara dari Tenggara yang menghimpun 50 tulisan dari 47 penulis di Warung Aksi Merah Putih, kawasan Bandara Bersujud, Sabtu (8/8/2026) malam.

Buku bertema “Tentang Pikiran, Manusia, dan Catatan Zaman” tersebut memuat beragam esai dan opini yang mengangkat isu literasi, pendidikan, budaya, jurnalisme, teknologi, hingga persoalan sosial di tengah masyarakat.

Menariknya, para penulis berasal dari latar belakang yang beragam. Mereka terdiri atas pelajar, guru, dosen, wartawan, tenaga kesehatan, musisi, ibu rumah tangga, hingga pedagang.

Dalam sambutannya, Andi Rudi Latif mengajak masyarakat Tanah Bumbu bersama-sama membangun ruang yang dapat mendukung tumbuhnya budaya membaca dan menulis.

“Mari bersama-sama menciptakan ruang yang mendukung tumbuhnya budaya membaca, memberi kesempatan kepada para penulis untuk terus berkarya, serta mendorong generasi muda agar berani menuangkan gagasan dan kreativitasnya melalui tulisan,” kata Andi Rudi Latif.

Baca Juga : DPRD Tanah Bumbu Fasilitasi Aspirasi Kepala SMA ke Disdikbud Kalsel, Bahas Sarana dan Kebutuhan Guru

Ia juga mendorong para penulis untuk terus menghasilkan karya yang tidak hanya menjadi wadah ekspresi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari catatan sejarah.

“Kepada para penulis, teruslah berkarya dan menghadirkan tulisan yang memberi inspirasi, memperluas wawasan, serta menjadi catatan berharga bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.

Ketua Yayasan Rumah Pena BerAksi, Andrianto Mokodompit, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap kegiatan literasi dan ruang kreatif tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah memberikan banyak masukan, bimbingan, dan memberikan ruang sedemikian besar untuk ruang kreatif di Tanah Bumbu,” kata Andrianto.

Peluncuran Suara dari Tenggara ditandai dengan penyerahan buku secara simbolis dari Andrianto kepada Bupati Tanah Bumbu. Selanjutnya, Andi Rudi Latif menyerahkan sertifikat penghargaan kepada perwakilan penulis, Zulqarnain dan Andi Utari Putri.

Baca Juga  DPRD Tanah Bumbu Setujui Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan 2025, Anggaran Diarahkan untuk Kepentingan Masyarakat

Bupati juga memberikan insentif sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para penulis dalam menghasilkan karya yang terangkum dalam antologi tersebut.

Rangkaian peluncuran buku turut diisi pembacaan puisi oleh Vukalus dan monolog oleh Lalu A. Maulana, pelajar SMAN 1 Karang Bintang. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi editor dan penulis bicara sebelum ditutup dengan foto bersama.

Baca Juga : Bupati Tanah Bumbu Buka MTQN ke-23 Simpang Empat, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia

Agenda literasi kemudian berlanjut pada Minggu (9/8/2026) pagi melalui kegiatan bedah buku bersama dosen Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Sainul Hermawan. Kegiatan tersebut diikuti para penulis dan anggota komunitas literasi di Tanah Bumbu.

Sebelumnya, kegiatan pra-launching digelar pada Sabtu sore melalui lapak baca yang melibatkan sejumlah komunitas dan mendapat dukungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanah Bumbu. Kegiatan tersebut juga diramaikan penampilan musik di kawasan Bandara Bersujud.

Peluncuran antologi Suara dari Tenggara menjadi salah satu upaya memperkuat ekosistem literasi sekaligus membuka ruang bagi masyarakat Tanah Bumbu untuk menyampaikan gagasan melalui karya tulis.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *