DPRD Balangan Soroti Dampak Positif Berbagai Event di Balangan terhadap UMKM dan Pariwisata Daerah

  • Bagikan
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Balangan, Supianor, memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Balangan. (Foto: Nusawarta.id)
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Balangan, Supianor, memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Kabupaten Balangan. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Balangan – Anggota Komisi III DPRD Balangan, Supianor, memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan dan event yang digelar Pemerintah Kabupaten Balangan sepanjang November hingga Desember 2025. Ia menilai, rangkaian agenda tersebut tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berdampak signifikan terhadap pergerakan roda perekonomian daerah.

Menurut Supianor, setiap kegiatan yang menghadirkan keramaian secara langsung menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran pengunjung dalam jumlah besar mendorong meningkatnya transaksi di berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga jasa pendukung lainnya.

“Setiap event yang digelar otomatis membuka ruang usaha bagi masyarakat. UMKM menjadi sektor yang paling merasakan dampak positifnya, karena mereka bisa langsung memasarkan produk kepada pengunjung,” ujar Supianor Anggota DPRD Balangan.

Ia menambahkan, selain meningkatkan omzet UMKM, penyelenggaraan event juga berkontribusi terhadap penambahan pendapatan masyarakat serta membuka peluang lapangan kerja, baik yang bersifat sementara maupun berkelanjutan. Berbagai sektor pendukung seperti transportasi, perhotelan, hingga jasa hiburan turut merasakan manfaat dari tingginya aktivitas masyarakat selama pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga : Pemkab Balangan Anugerahkan Penghargaan Inovasi Terbaik Bailang 2025

Supianor juga menyoroti dampak positif terhadap sektor pariwisata. Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Balangan, seperti Batarius dan objek wisata lainnya, dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan maupun tujuan kunjungan masyarakat. Hal ini dinilai mampu meningkatkan daya tarik wisata daerah sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada pengunjung dari luar daerah.

“Dengan ramainya kunjungan, sektor pariwisata ikut terdorong. Ini tentu berdampak lanjutan terhadap peningkatan pendapatan daerah serta membuka peluang usaha baru di sektor pariwisata,” jelasnya.

Sejumlah agenda besar yang digelar sepanjang akhir tahun, seperti Festival Dayak Meratus, pengenalan budaya Balida Racah Mampulang, hingga rangkaian acara menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dinilai layak mendapatkan apresiasi. Kegiatan tersebut dianggap memberikan warna tersendiri bagi kehidupan sosial masyarakat Balangan sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya lokal.

Baca Juga  Wakil Bupati Balangan Buka Bazar dan Awarding Adaro Spectapreneur 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

Selain aspek ekonomi, Supianor menilai kegiatan-kegiatan tersebut juga memiliki nilai sosial yang kuat. Menurutnya, berbagai event mampu mempererat hubungan antarwarga, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia menambahkan, intensitas kegiatan yang bersifat positif dan inklusif juga berperan dalam membangun citra Kabupaten Balangan sebagai daerah yang ramah, terbuka, dan dinamis. Citra positif tersebut dinilai berpotensi menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Balangan, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.

Baca Juga : Balangan Raih IGA 2025, DPRD Apresiasi Kinerja Pemkab dan Dorong Inovasi Berkelanjutan

Meski demikian, Supianor mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan dan penggunaan anggaran tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia menegaskan, penggunaan anggaran harus sesuai dengan peruntukannya dan dikelola secara profesional guna menghindari potensi permasalahan hukum di kemudian hari.

“Event yang baik harus dibarengi dengan pengelolaan anggaran yang baik pula. Transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Menjelang akhir tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Balangan diketahui telah dan masih akan melaksanakan sejumlah agenda besar lainnya, di antaranya Balangan Bermunajat 2025 dan Balangan Bersholawat 2025. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mendorong geliat ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas warga Kabupaten Balangan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *