Pemkab Balangan Pelajari Pengelolaan LKSA GRAY untuk Tingkatkan Pembinaan Anak Yatim

  • Bagikan
Dinsos Balangan Studi Tiru Pengelolaan Anak Yatim di Banjarbaru. (Foto: Habar Balangan/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Sosial bersama Yayasan Anak Yatim Balangan melakukan kunjungan studi tiru ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Graha Yatim dan Dhuafa (GRAY) di Kota Banjarbaru, Rabu (24/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari sistem pengelolaan lembaga dan kurikulum pembinaan anak yatim yang diterapkan oleh LKSA Graha Yatim dan Dhuafa GRAY yang berada di bawah naungan Yayasan Harapan Robbani.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Balangan, Ribowo, mengatakan studi tiru ini bertujuan menggali berbagai pengalaman dan keberhasilan yang telah dicapai oleh yayasan tersebut sebagai referensi dalam pengembangan pembinaan anak yatim di Kabupaten Balangan.

“Kami melihat keberhasilan yang ada di yayasan ini untuk mengambil hikmahnya sebagai bahan pembelajaran agar nantinya bisa diterapkan di Balangan,” ujar Ribowo.

Baca Juga : Pemkab Balangan Dorong Pengadaan Transparan Lewat Sosialisasi SiOpen dan Edukasi Perpajakan

Menurutnya, pihaknya terkesan dengan sistem yang diterapkan oleh LKSA Graha Yatim dan Dhuafa GRAY, mulai dari pengelolaan pendanaan, manajemen kelembagaan hingga kurikulum pembinaan yang dijalankan.

“Kami sangat kagum dengan apa yang disampaikan oleh pihak yayasan, baik dari sisi pendanaan, manajemen maupun kurikulumnya. Semoga hal-hal positif yang kami dapatkan dari kunjungan ini bisa diterapkan di kabupaten kita,” tambahnya.

Ribowo menilai, pola pembinaan yang diterapkan di lembaga tersebut telah menunjukkan berbagai keberhasilan dalam mendampingi dan membina anak-anak yatim, sehingga layak dijadikan salah satu rujukan dalam pengembangan program serupa di Kabupaten Balangan.

Melalui kegiatan studi tiru tersebut, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap kualitas pembinaan dan pelayanan terhadap anak yatim di daerah terus meningkat. Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan mampu memperkuat tata kelola lembaga kesejahteraan sosial yang menaungi anak-anak yatim, baik dari aspek manajemen, pembinaan karakter, maupun pengembangan pendidikan.

Baca Juga : Pemkab Balangan Siapkan Dukungan Anggaran bagi Guru yang Lanjut S2 dan S3

Dengan adanya peningkatan kualitas layanan dan pembinaan, pemerintah daerah optimistis dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak-anak yang berada dalam naungan lembaga kesejahteraan sosial, sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

Baca Juga  Balangan Tingkatkan Pelayanan Informasi Hukum melalui Sosialisasi JDIH
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *