Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Pariwisata, DPR dan IP Trisakti Dorong Sinergi Pendidikan dan Industri

  • Bagikan
Bambang Soeatyo, Anggota DPR RI saat keynote speech pada acara “2nd Grand Rendezvous” yang digelar Institut Pariwisata Tri sakti di Jakarta, Sabtu (19/7). (Foto: Bambang.soesatyo/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo menilai generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan wajah baru bagi sektor pariwisata nasional. Hal tersebut disampaikannya dalam acara “2nd Grand Rendezvous” yang digelar Institut Pariwisata Trisakti di Jakarta, Sabtu (19/7).

“Anak muda bukan hanya calon tenaga kerja di sektor pariwisata, tetapi juga agen perubahan yang akan membawa wajah baru bagi pariwisata Indonesia,” ujar Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (20/7).

Menurutnya, sektor pariwisata merupakan salah satu penggerak utama ekonomi nasional yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan kompetensi unggul dan karakter kebangsaan yang kuat.

Baca Juga 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Menuai Sorotan Publik

Senada dengan hal itu, Rektor Institut Pariwisata Trisakti, Fetty Asmaniati, menekankan pentingnya membangun sinergi antara lembaga pendidikan dan dunia industri untuk menjawab tantangan global di masa depan.

“Kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia, terutama di sektor pariwisata dan kewirausahaan digital,” kata Fetty.

Sebagai wujud nyata sinergi tersebut, IP Trisakti menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Parle Senayan dan Makana Group. Kerja sama ini menjadi langkah awal pengembangan pendidikan vokasi, industri hospitality, serta ketahanan pangan yang melibatkan peran aktif generasi muda.

Dalam kesempatan yang sama, IP Trisakti juga menyerahkan secara simbolis beasiswa kepada calon mahasiswa baru tahun akademik 2025–2026, sebagai komitmen dalam memperluas akses pendidikan dan mencetak lulusan yang unggul serta berdaya saing tinggi.

Acara ini diharapkan menjadi titik temu antara dunia pendidikan dan industri untuk bersama-sama mendorong kemajuan pariwisata Indonesia melalui peran aktif generasi muda. (Ki/Red).

Baca Juga  Polri Tegaskan Patuh pada UU No. 2 Tahun 2002, Walau Ada Tatib DPR RI yang Bisa Copot Kapolri
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *