Nusawarta.id, Tangerang Selatan — Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025) siang, dalam usia 72 tahun. Kabar duka ini dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Boyamin Saiman.
“Betul,” ujar Boyamin saat dikonfirmasi, Sabtu siang.
Menurut Boyamin, informasi meninggalnya Antasari juga telah dikonfirmasi oleh rekan-rekan jaksa serta pengurus Masjid Asy-Syarif BSD, Serpong, Tangerang Selatan, tempat jenazah almarhum akan disalatkan.
“Barusan saya konfirmasi ke teman-teman jaksa dan pengurus Masjid Asy-Syarif. Salat jenazah akan diselenggarakan ba’da Ashar di masjid tersebut,” tutur Boyamin, yang juga merupakan jemaah di masjid yang sama.
Baca Juga : KPK Duga Gubernur Riau Gunakan Uang “Jatah preman” untuk Liburan ke Luar Negeri
Ia menambahkan, jenazah Antasari disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka, kawasan Les Belles Maisons E-10, Serpong, sebelum dibawa ke pemakaman.
“Rencananya setelah disalatkan, jenazah akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, sore ini,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, Antasari Azhar mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 10.57 WIB.
Boyamin menyampaikan rasa duka yang mendalam serta meminta doa bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
“Mohon doanya, semoga almarhum diampuni segala kesalahannya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.
Antasari Azhar dikenal sebagai Ketua KPK periode 2007–2009 yang sempat menjadi sorotan publik karena kasus hukum yang menimpanya. Setelah bebas, ia sempat aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya di Tangerang Selatan.












