Panen Raya HSS Libatkan TNI, Bukti Nyata Kolaborasi Jaga Ketahanan Pangan

  • Bagikan
Pemkab HSS, TNI dan Masyarakat Melaksanakan kegiatan panen raya padi di lahan persawahan Tanayung, Desa Pandulangan. (Foto: Diskominfo HSS/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Kandangan – Semangat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat kembali mengemuka dalam kegiatan panen raya padi di lahan persawahan Tanayung, Desa Pandulangan, Kecamatan Padang Batung, Rabu (25/03/2026). Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Panen raya yang melibatkan personel Yonif TP 829/Bumi Antaludin tersebut turut dihadiri Balai Penyuluhan Pertanian, tim teknis pertanian, perwakilan Corporate Social Responsibility (CSR) PT AGM, serta kelompok tani setempat. Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas produksi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Pemerintah Kabupaten HSS melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian, termasuk ancaman hama dan perubahan iklim.

Kehadiran TNI di tengah aktivitas pertanian disebut tidak hanya membantu secara teknis di lapangan, tetapi juga memberikan motivasi tambahan bagi para petani.

Baca Juga : Musrenbang HSS 2027 Fokus Pangan Lokal dan Industri Kreatif

Di atas lahan seluas dua hektare, panen padi kali ini menghasilkan 5,6 ton gabah. Meski sedikit di bawah target awal akibat serangan hama burung, capaian tersebut tetap menunjukkan bahwa produktivitas pertanian di Kabupaten HSS masih berada pada kondisi yang relatif stabil.

Ketua Kelompok Tani setempat, H. Kurdi, mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran prajurit memberikan semangat baru bagi petani dalam mengelola lahan pertanian.

“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran anggota TNI dari Yonif TP 829/Bumi Antaludin memberikan semangat baru bagi kami. Kualitas kerja petani jadi lebih maksimal karena merasa didampingi langsung oleh Bapak-bapak TNI,” ujarnya.

Baca Juga  SETARA Institute Kritik TNI Aktif jadi Dirut Bulog: Pengangkangan UU, Khianati Reformasi TNI

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten HSS menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan berkelanjutan. Salah satu langkah yang telah disiapkan adalah pengembangan penanaman jagung pipil sebagai komoditas lanjutan setelah panen padi.

Baca Juga : DPRD HSS Soroti Kinerja APBD 2025, Rekomendasi LKPJ Ditekankan untuk Percepatan Pembangunan

Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga kesinambungan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat tani. Dengan sinergi yang terus terjalin antara pemerintah, TNI, sektor swasta, dan petani, Kabupaten HSS optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *