Tunjukkan Kontribusi, Mahasiswa UM BBM Perbaiki Kerusakan Perangkat Elektronik Kantor Desa Sumberpasir

  • Bagikan
Elektronik Desa Sumberpasir diperbaiki

Nusawarta.id, Malang — Sejumlah perangkat elektronik milik Kantor Desa Sumberpasir Kabupaten Malang yang sempat rusak kini kembali berfungsi normal. Hal ini merupakan hasil dari program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama (UM BBM), dimana tim mahasiswa turun tangan memperbaikinya, sesuai permintaan langsung dari pihak desa.

Mahasiswa penanggung jawab program, Akmal Maulana Ferdana, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kondisi kantor desa yang saat itu memiliki banyak peralatan elektronik dalam keadaan rusak dan belum sempat diperbaiki. Dalam pelaksanaannya, tim menangani berbagai jenis perangkat, mulai dari komputer, laptop, televisi, jam dinding, tab, hingga tablet.

“Kami memperbaiki beberapa perangkat elektronik seperti komputer, laptop, TV, jam dinding, tab, tablet, dan masih banyak lagi. Untuk pengerjaannya, mula-mula kami menganalisis terlebih dahulu masalahnya, kemudian memperbaiki masalah tersebut,” kata Akmal.

Waktu pengerjaan setiap perangkat tidak seragam, tergantung tingkat kerusakannya. “Proses pengerjaan berbeda-beda tergantung tipe perangkat elektronik dan seberapa parah masalahnya. Ada beberapa perangkat yang berhasil diperbaiki dengan mudah dan cepat, tapi ada juga yang memakan waktu cukup lama,” tambahnya.

Meski demikian, tidak semua perangkat berhasil diselamatkan. Akmal mengungkapkan, ada beberapa perangkat dengan kerusakan cukup parah yang akhirnya dikembalikan tanpa perbaikan tuntas karena kendala biaya dan ketersediaan suku cadang.

“Beberapa perangkat dengan kerusakan yang cukup sulit dan parah kami kembalikan karena keterbatasan biaya dan tidak adanya spare part, namun kebanyakan perangkat berhasil diperbaiki dan dikembalikan ke desa dalam kondisi sudah normal,” ujarnya.

Baca Juga: Atasi Tagihan PDAM Bengkak, Mahasiswa UM BBM Ciptakan Smart Water Guard di Dusun Krajan

Perangkat Desa Sumberpasir Puas Hasil Program UM BBM

Perangkat Desa Sumberpasir, pak Lukman, membenarkan bahwa sejumlah alat elektronik di kantor desa memang belum berfungsi maksimal sebelum diperbaiki, mulai dari komputer yang perlu instal ulang sistem operasi hingga beberapa unit televisi.

Baca Juga  KPU HSU Matangkan Acara Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah

“Alat-alat yang di desa itu memang masih belum maksimal, termasuk ada komputer yang kemarin perlu instal ulang terkait Windows. Kami minta bantuan kepada mahasiswa untuk memperbaiki atau menservis CPU yang tadinya mati jadi hidup lagi. Kami sangat berterima kasih sekali karena ada mahasiswa yang membantu,” ujarnya.

Pak Lukman mengaku puas dengan hasil perbaikan yang dilakukan tim. Perbaikan ini turut membantu kelancaran pelayanan di kantor desa. “Sebelum teman-teman datang, memang ada sedikit permasalahan terkait CPU kami, termasuk dalam hal pelayanan. Sekarang kami sudah bisa maksimal menjalankan pelayanan.

“Kami mewakili Pemerintah Desa Sumberpasir mengucapkan banyak terima kasih, karena alat seperti CPU itu ibaratnya modal utama untuk pelayanan publik,” pungkasnya. (Arm/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *