Nusawarta.id, Garut – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya sinkronisasi antara program pemerintah pusat dan daerah guna memastikan efektivitas pelaksanaan Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Dalam diskusi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bima menekankan bahwa akselerasi pembangunan hanya dapat terjadi jika komunikasi dan koordinasi berjalan dengan baik di semua tingkatan pemerintahan.
“Presiden mendorong agar Kemendagri memastikan akselerasi dan sinkronisasi ini benar-benar terjadi. Gubernur harus berkomunikasi dengan baik dengan bupati, bupati dengan camat, lurah, hingga kepala desa,” ujar Bima saat pertemuan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (21/3/2025).
Selain koordinasi, ia juga menyoroti efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah. Menurutnya, Pemda harus cermat dalam memangkas anggaran yang tidak esensial dan mengalihkan dana tersebut untuk mendukung program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Efisiensi ini bukan untuk menghambat, tapi justru membuat ruang fiskal daerah lebih sehat dan terarah. Jika dilakukan dengan baik, Pemda bisa lebih leluasa menjalankan program-program penting tanpa harus khawatir kekurangan anggaran,” jelasnya.
Bima juga mengingatkan kepala daerah agar mencegah kebocoran anggaran dan menghindari praktik korupsi. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat memiliki komitmen kuat dalam menindak tegas para pelaku korupsi yang merugikan negara.
“Setiap rapat kabinet, Presiden selalu menegaskan kepada Jaksa Agung dan Kapolri untuk menindak koruptor dengan hukuman seberat-beratnya. Tidak ada tempat bagi mereka yang menyalahgunakan kepercayaan publik,” tegasnya.
Diskusi ini turut dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Wakil Bupati Luthfianisa Putri Karlina, Sekretaris Daerah Nurdin Yana, serta unsur Forkopimda dan jajaran Pemkab Garut. Dengan adanya sinergi yang lebih erat antara pusat dan daerah, diharapkan berbagai program strategis seperti pembangunan sekolah, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penciptaan lapangan kerja dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Faza/Red)












