CSR Perusahaan Tambang Dukung Penuh Program Pengembangan UMKM Tabalong

  • Bagikan
Perwakilan CSR dari perusahaan tambang, seperti PT Adaro Indonesia dan mitra lainnya di di Aula PLUT KUMKM Tabalong, Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan peserta menghadapi tahapan Business Pitching dan Bazaar Inovasi UMKM (Foto: Adam/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Tabalong – Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tabalong mendapatkan pembekalan intensif dalam rangka persiapan menghadapi tahapan Business Pitching dan Bazaar Inovasi UMKM pada program Adarospectapreneur 6.0 Tahun 2025. Kegiatan strategis ini berlangsung pada Selasa, (19/8/2025), bertempat di Aula PLUT KUMKM Tabalong, dari pukul 08.30 hingga 12.00 WITA.

Pembekalan ini menjadi bagian penting dari tahapan seleksi Top 100 Inovasi UMKM Adarospectapreneur, yang tahun ini memasuki edisi keenam. Kegiatan bertujuan untuk mempersiapkan para pelaku UMKM secara teknis dan mental, agar siap menampilkan inovasi produk, model bisnis, serta nilai tambah sosial dari usaha mereka.

“Peserta Top 100 ini adalah inovator-inovator Tabalong yang kita harapkan mampu menunjukkan kreativitas sekaligus keberanian untuk menembus pasar yang lebih luas. Pembekalan ini penting agar mereka siap menghadapi tahapan Business Pitching maupun Bazaar Inovasi UMKM,” ujar Afrifa, Ketua Panitia Penyelenggara.

Baca Juga Adaro Spectapreneur 5.0 Sukses, Raup Omzet Rp1,7 Miliar dan Usulkan Pembangunan Rumah Kemasan untuk UMKM Tabalong

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari mitra dunia usaha, khususnya perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Tabalong. Sejumlah perwakilan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan seperti PT Adaro Indonesia, PT Saptaindra Sejati (SIS), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dan PT Pama Persada Nusantara (P PPA) turut hadir dalam pembekalan ini.

Peserta Top 100 Inovasi UMKM Adarospectapreneur 6.0 Tahun 2025 mengikuti sesi pembekalan di Aula PLUT KUMKM Tabalong, Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan peserta menghadapi tahapan Business Pitching dan Bazaar Inovasi UMKM.

Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa kemitraan antara sektor industri dan UMKM lokal bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Tak hanya mendukung secara pendanaan, CSR perusahaan juga membuka peluang untuk akses pasar, pendampingan, dan kolaborasi bisnis berkelanjutan.

Adarospectapreneur 6.0 merupakan program tahunan yang digagas untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan pelaku UMKM Tabalong. Program ini fokus pada penguatan inovasi produk, pengembangan kapasitas bisnis, dan pembukaan akses jejaring usaha baik secara lokal maupun nasional.

Baca Juga  Inkubasi Bisnis Sahabat Fintara, Langkah UMKM Malang Tingkatkan Daya Saing

Di tengah tantangan ekonomi global, inisiatif seperti ini menjadi penting untuk memastikan UMKM tetap adaptif dan berdaya saing. Terlebih, dengan adanya dukungan lintas sektor, seperti dari pemerintah, CSR perusahaan, serta lembaga pendamping seperti PLUT KUMKM, UMKM memiliki peluang besar untuk berkembang lebih cepat.

Para peserta yang telah dibekali selanjutnya akan memasuki tahap Business Pitching, di mana mereka akan diuji kemampuannya dalam menyampaikan visi usaha, model bisnis, strategi pemasaran, serta dampak sosial yang ditawarkan oleh usahanya.

Tak hanya itu, akan digelar juga Bazaar Inovasi UMKM, yang menjadi ajang promosi dan interaksi langsung antara pelaku usaha dan masyarakat. Kegiatan ini membuka peluang besar bagi peserta untuk mendapatkan pasar baru, investor potensial, hingga kolaborasi bisnis.

Dengan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, PLUT KUMKM, pelaku usaha, dan CSR perusahaan, program Adarospectapreneur 6.0 2025 diharapkan mampu melahirkan UMKM yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga inovatif, berkelanjutan, dan kontributif terhadap pembangunan daerah. (Adam/Red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *