Kabupaten Klaten Raih Predikat Sangat Inovatif, Kepala BSKDN Dorong Penguatan Ekosistem Inovasi

  • Bagikan

Nusawarta.id, Klaten Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengapresiasi Kabupaten Klaten atas pencapaiannya sebagai daerah dengan predikat Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Klaten terus berupaya menghadirkan solusi kreatif dalam meningkatkan pelayanan publik dan daya saing daerah.

Saat menjadi narasumber dalam Diklat Inisiasi Inovasi Daerah di Klaten, Kamis (27/2/2025), Yusharto menegaskan bahwa inovasi harus menjadi budaya dalam pemerintahan daerah. Menurutnya, tugas pemerintah adalah merekayasa konstruksi sosial agar masyarakat berkembang ke arah yang lebih ideal. Oleh karena itu, strategi yang sistematis dalam membangun ekosistem inovasi menjadi sangat penting.

“Pemerintah Kabupaten Klaten perlu merancang strategi agar budaya inovasi dapat diterima dan diadopsi oleh masyarakat. Inovasi harus melekat dalam setiap lini pemerintahan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusharto menyoroti pentingnya replikasi inovasi dari daerah lain yang telah berhasil. Ia menekankan bahwa dengan mengadopsi praktik terbaik, pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Replikasi bisa dilakukan secara mandiri oleh OPD masing-masing dengan menerapkan inovasi yang relevan bagi daerahnya,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar setiap inovasi tetap memperhatikan nilai-nilai moral serta norma yang berlaku. Pemilihan nama inovasi, misalnya, harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak memiliki konotasi negatif, terutama jika inovasi tersebut berpotensi direplikasi secara nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga memaparkan capaian inovasi Kabupaten Klaten. Pada tahun 2024, Klaten melaporkan 190 inovasi daerah dengan skor Indeks Inovasi Daerah sebesar 67,89. Capaian ini mengantarkan Klaten meraih predikat Sangat Inovatif dan semakin diperhitungkan dalam kompetisi inovasi daerah secara nasional.

“Saya harap inovasi akan terus berkembang karena kecepatan replikasi semakin tinggi dan akselerasi juga semakin baik,” ujarnya.

Baca Juga  Retret Kepala Daerah Gelombang II di IPDN Resmi Ditutup, Wamendagri Tekankan Semangat Pengabdian

Ia berharap diklat ini dapat menjadi pemicu bagi OPD di Kabupaten Klaten untuk terus mengembangkan inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan. BSKDN, kata dia, berkomitmen untuk mendukung daerah dalam membangun ekosistem inovasi yang lebih maju dan berdaya saing tinggi.

“Kami berharap kehadiran Bapak/Ibu di sini dapat menjadi pemacu peningkatan inovasi di Kabupaten Klaten secara berkelanjutan,” tandasnya. (San/Red)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *