Nusawarta.id, Amuntai – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK, meninjau langsung kondisi banjir yang melanda Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (14/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir di wilayah langganan genangan air tersebut.
Dalam peninjauan itu, Supian HK mengunjungi sejumlah desa yang berada di dua kecamatan, yakni Desa Palbatu dan Desa Tampakang di Kecamatan Paminggir, serta Desa Rintisan di Kecamatan Danau Panggang.
“Pada kesempatan kali ini, kami meninjau Desa Palbatu dan Desa Tampakang, Kecamatan Paminggir, serta Desa Rintisan, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar Supian HK saat dikonfirmasi, Rabu malam.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kalsel V yang meliputi Kabupaten HSU, Balangan, dan Tabalong itu mengungkapkan, banjir yang terjadi telah merendam ratusan rumah warga. Berdasarkan data sementara dari aparat desa setempat, sebagian besar permukiman warga terendam air dengan ketinggian bervariasi.
Baca Juga : Pemkab HSU Genjot Optimalisasi Lahan Rawa untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Sebagai contoh, di Desa Palbatu, dari sekitar 300 rumah yang ada, sebanyak 215 rumah dilaporkan terendam banjir. Data tersebut diperoleh dari laporan pembekal atau kepala desa setempat.
“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Kita memaklumi keadaan masyarakat yang terdampak, karena aktivitas sehari-hari mereka terganggu akibat banjir,” ungkap politikus senior Partai Golkar tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian, Supian HK menyatakan akan menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak dalam waktu dekat. Ia meminta agar pendataan dilakukan secara cermat dan terkoordinasi oleh aparat desa agar bantuan dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.
“Dalam waktu dekat saya akan membantu sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir. Namun kita minta kepala desa setempat menginventarisasi data warga penerima bantuan agar tidak ada yang terlewat,” tegasnya.
Ia juga berharap proses penyaluran bantuan nantinya dapat berjalan tertib dan terkoordinasi dengan baik, sehingga benar-benar mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah banjir.
Lebih lanjut, Supian HK menegaskan bahwa persoalan banjir di wilayah HSU merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian bersama. Menurutnya, DPRD Kalsel bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memikirkan langkah dan solusi jangka panjang guna mengurangi risiko banjir yang hampir setiap tahun melanda daerah tersebut.
Baca Juga : DPRD HSU Setujui Raperda Perubahan Kedua Pajak dan Retribusi Daerah untuk Tahap Lanjutan
“Permasalahan bencana banjir ini sudah menjadi pemikiran DPRD Kalsel bersama pemerintah provinsi untuk mencari solusi jangka panjang, agar ke depan dampaknya bisa diminimalkan,” pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di Kecamatan Paminggir dan Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, hingga Rabu (14/1/2026). Warga berharap adanya bantuan serta penanganan berkelanjutan dari pemerintah agar kondisi serupa tidak terus berulang setiap musim penghujan.












