Nusawarta.id, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan laut serta melindungi sumber daya kelautan Indonesia dari praktik Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing melalui pengawasan dan penegakan hukum yang berkelanjutan.
Dalam peringatan Hari Internasional Melawan IUU Fishing, Trenggono menyampaikan bahwa setiap operasi pengawasan yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merupakan bagian dari upaya memastikan tidak ada ruang bagi aktivitas penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan Indonesia.
“Melalui pengawasan, pengejaran, hingga penindakan, KKP terus memastikan tidak ada ruang bagi aktivitas penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia,” kata Trenggono sebagaimana dikutip dari akun Instagram pribadinya, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, setiap kapal yang berhasil ditindak menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan laut sekaligus melindungi kekayaan sumber daya perikanan nasional dari eksploitasi yang merugikan.
Baca Juga : Zulhas Minta Kader PAN Terjun Langsung Tangani Persoalan Sampah
Trenggono mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dalam memerangi praktik IUU Fishing demi menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan bagi generasi mendatang.
“Pada International Day for the Fight Against IUU Fishing, mari bersama memperkuat komitmen untuk melindungi laut Indonesia demi keberlanjutan sumber daya kelautan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam unggahan pada Jumat (5/6/2026), Trenggono juga menyoroti masih maraknya praktik penangkapan ikan yang melanggar hukum maupun tidak sesuai dengan aturan pengelolaan perikanan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.
“Setiap ikan yang ditangkap secara legal adalah bentuk penghormatan terhadap laut dan para nelayan yang bekerja dengan benar,” kata Trenggono.
Lebih lanjut, Trenggono menyebut peringatan Hari Internasional Melawan IUU Fishing yang diperingati setiap 5 Juni menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak mengenai pentingnya menjaga sumber daya laut melalui praktik penangkapan ikan yang bertanggung jawab.
Baca Juga : Nanik S Deyang Tiba di Istana, Siap Dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Menurutnya, keberlanjutan sektor perikanan tidak hanya ditentukan oleh hasil tangkapan, tetapi juga oleh kepatuhan terhadap aturan dan penghormatan terhadap sumber daya laut yang menjadi milik bersama bangsa Indonesia.
Pemerintah melalui KKP terus memperkuat sistem pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran di sektor perikanan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus melindungi kesejahteraan nelayan yang menjalankan usaha perikanan secara legal.












