Nusawarta.id, Tanah Bumbu – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peristiwa bersejarah 7 Februari 1946 sebagai pelajaran penting sekaligus momentum dalam menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Ajakan tersebut disampaikannya dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 7 Februari yang digelar Pemerintah Daerah bersama masyarakat Tanah Bumbu.
Peringatan Hari Pahlawan 7 Februari tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan diawali dengan upacara peringatan di Lapangan 7 Februari, Kecamatan Kusan Hilir, kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mattone, Sabtu (07/02/2026) pagi.
Upacara dan tabur bunga tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Tanah Bumbu, jajaran TNI dan Polri, aparatur sipil negara (ASN), perwakilan instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan daerah.
Baca Juga : DPRD Tanah Bumbu Sepakati Pemangkasan Durasi Perjalanan Dinas dalam Provinsi
Dalam keterangannya, H. Hasanuddin menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sarana untuk menumbuhkan kembali semangat juang, rasa nasionalisme, serta cinta tanah air di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.
“Peristiwa bersejarah 7 Februari 1946 harus menjadi pengingat bagi kita semua. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus terus kita hidupkan, terutama dalam pengabdian kepada bangsa dan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat rela berkorban, integritas, dan tanggung jawab yang diwariskan oleh para pahlawan perlu diteladani oleh seluruh elemen, mulai dari lembaga legislatif, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan serta membangun Tanah Bumbu yang lebih baik dan berdaya saing.
Hasanuddin juga menilai bahwa meskipun tantangan zaman saat ini berbeda dengan masa perjuangan fisik, semangat kepahlawanan tetap relevan. Semangat tersebut, katanya, dapat diwujudkan melalui kepedulian sosial, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendorong percepatan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Melalui momentum peringatan Hari Pahlawan 7 Februari, ia berharap nilai-nilai kepahlawanan tidak hanya dikenang, tetapi juga diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan semangat pahlawan, kita harapkan Tanah Bumbu tetap aman, kondusif, serta mampu mendukung percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.












