Banjir Bandang Terjang Kabupaten Balangan, Puluhan Warga Terjebak di Atap Bangunan

  • Bagikan
Kondisi Objek Wisata Maranting yang diterjang banjir bandang. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Balangan – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Balangan dan wilayah sekitarnya sejak Jumat (26/12) malam hingga dini hari menyebabkan terjadinya banjir bandang di sejumlah kawasan. Peristiwa ini mengakibatkan beberapa wilayah terendam air dengan ketinggian bervariasi serta memicu kepanikan warga, terutama di daerah yang berada di sekitar aliran sungai dan kawasan dataran rendah.

Salah satu titik terdampak terparah dilaporkan berada di objek wisata Maranting, Kecamatan Tebing Tinggi. Berdasarkan video amatir kiriman warga yang beredar di media sosial, terlihat derasnya arus air menerjang kawasan tersebut hingga ketinggian air mencapai atap bangunan. Kondisi ini menyebabkan sejumlah warga terjebak dan tidak dapat menyelamatkan diri secara mandiri.

Seorang warga setempat, Hasan, mengungkapkan bahwa hingga pukul 06.45 WITA, sekitar 20 orang masih terjebak di atas atap bangunan di kawasan wisata Maranting akibat banjir bandang tersebut. Menurutnya, arus air yang deras dan minimnya akses darat membuat proses penyelamatan sangat sulit dilakukan tanpa bantuan peralatan khusus.

“Saat ini sangat dibutuhkan bantuan evakuasi menggunakan perahu dan tali,” ujar Hasan saat dihubungi.

Baca Juga : Wabup Balangan Tegaskan Komitmen Kawal Instruksi Bupati Cegah Penyebaran Paham LGBT

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, H Rahmi, membenarkan adanya banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Ia menyampaikan bahwa personel BPBD telah diterjunkan ke lapangan sejak menerima laporan dari masyarakat. Tim gabungan juga dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan darurat bagi warga terdampak.

“Tim bergerak cepat, berkoordinasi dengan unsur terkait, dan memprioritaskan keselamatan warga. Evakuasi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keamanan petugas,” kata Rahmi.

Selain Kecamatan Tebing Tinggi, banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Halong dan wilayah Marajai Mauya. Sejumlah rumah warga dilaporkan terendam, sementara akses jalan di beberapa titik sempat terganggu akibat luapan air sungai.

Baca Juga  Panen Raya Jagung di Balangan Jadi Simbol Penguatan Ketahanan Pangan

BPBD Kabupaten Balangan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Warga juga diminta menghindari aktivitas di sekitar sungai dan lokasi yang rawan banjir. Bagi masyarakat yang tinggal di dataran rendah, kewaspadaan diminta untuk ditingkatkan, terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Baca Juga : FKP Balangan Paparkan Ide Usaha Kreatif dalam Ekraf Competition 2025

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi dan pendataan warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Balangan masih terus dilakukan oleh pihak berwenang, sementara kondisi cuaca masih terus dipantau untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *