Pramono Sebut CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta

  • Bagikan
Ribuan warga saat memadati kawasan jalan Rasuna Said pada CFD di Jakarta, Minggu (10/5/2026). (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan wajah baru ibu kota sekaligus menciptakan ikon baru kawasan perkotaan.

“Kenapa diadakan di Jalan Rasuna Said ini? Kami ingin memperlihatkan kepada publik bahwa Jakarta sedang berbenah,” ujar Pramono di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Menurut dia, kawasan Jalan Rasuna Said yang selama bertahun-tahun identik dengan deretan tiang monorel mangkrak kini telah mengalami perubahan signifikan. Tiang-tiang proyek monorel yang sebelumnya berdiri di sepanjang jalan tersebut telah dibongkar untuk mendukung penataan kawasan.

Pramono mengatakan, meskipun proses pembangunan dan penataan di Jalan Rasuna Said masih berlangsung, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan CFD di kawasan tersebut sangat tinggi. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta membuka ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus menghidupkan kawasan tersebut melalui berbagai kegiatan publik.

Baca Juga : Bareskrim Polri Amankan 321 WNA Jaringan Judi Online Internasional di Jakarta

Ia menambahkan, pelaksanaan CFD di Jalan Rasuna Said akan diberlakukan secara efektif mulai 1 Juni 2026, setelah seluruh pekerjaan penataan jalan selesai dilakukan.

“Nantinya secara efektif akan kami lakukan per 1 Juni. Kenapa ini diadakan? Karena memang permintaan publik yang luar biasa dan tadi saya juga surprise dan kaget,” katanya.

Pada hari pertama pelaksanaan CFD di Jalan Rasuna Said, ribuan warga tampak memadati kawasan tersebut sejak pagi hari. Mereka melakukan berbagai aktivitas, mulai dari berjalan santai, bersepeda, jogging, hingga berolahraga bersama keluarga dan komunitas.

Meski sejumlah titik di kawasan itu masih dalam tahap pembangunan, tingginya minat masyarakat menunjukkan hadirnya alternatif baru lokasi CFD selain kawasan Bundaran HI yang selama ini menjadi pusat kegiatan HBKB di Jakarta.

Baca Juga  Ketua MPR RI Prihatin atas Banjir Bandang dan Longsor di Pulau Sumatera

Salah seorang warga, Laila, mengaku sengaja datang ke Jalan Rasuna Said untuk menikmati suasana CFD bersama keluarga dan teman-temannya. Ia menilai kawasan tersebut menawarkan pengalaman baru bagi masyarakat.

Baca Juga : CSIS Nilai Program MBG Berpotensi Perkuat Ekonomi Rakyat

“Karena baru dibuka, jadi ingin mencoba suasana CFD di sini selain di Bundaran HI,” ujarnya.

Pemprov DKI berharap keberadaan CFD di Jalan Rasuna Said tidak hanya menjadi ruang publik baru bagi warga, tetapi juga memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang terus melakukan transformasi dan penataan kawasan perkotaan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *