Nusawarta.id, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan produksi satu juta keping genteng untuk mendukung program gentengisasi nasional. Program tersebut melibatkan 17 industri kecil dan menengah (IKM) yang telah lolos uji keandalan dan sertifikasi.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jawa Tengah, Urip Sihabudin, mengatakan peluncuran program gentengisasi nasional di Jawa Tengah direncanakan berlangsung di Kabupaten Kebumen pada 4 Desember 2026.
Menurutnya, dari 21 IKM yang sebelumnya dipersiapkan untuk mengikuti sertifikasi, sebanyak 17 di antaranya dinyatakan lolos.
Pemprov Jateng juga telah memetakan industri genteng lokal guna memastikan kesiapan produksi sesuai standar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Urip mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian PKP terkait mekanisme pengadaan dan tujuan distribusi genteng. Kepastian alokasi diharapkan diperoleh pada pertengahan hingga akhir November 2026.
Sambil menunggu kepastian tersebut, para produsen didorong mempercepat produksi agar target satu juta keping genteng dapat terpenuhi.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi telah menginstruksikan penyediaan akses pembiayaan melalui Bank Jateng serta pendampingan produksi oleh dinas perindustrian.
“Kalau ada IKM yang membutuhkan pembiayaan, Bank Jateng akan meng-cover dengan KUR-nya. Bank Jateng sudah siap,” kata Urip.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan pentingnya menjaga kualitas genteng dalam pelaksanaan program tersebut. Selain memenuhi kebutuhan material perumahan, gentengisasi diharapkan membuka peluang pasar dan meningkatkan kapasitas produksi perajin lokal.
Baca Juga : Dispersip Tanah Bumbu Buka Workshop Bapandung, Dorong Pelestarian Budaya Banjar
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji juga memastikan genteng yang dikirim dalam kegiatan tersebut telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai jaminan kualitas dan ketahanan produk.
Dalam peluncuran program di Majalengka, Jawa Barat, pemerintah turut melepas pengiriman 2,4 juta keping genteng produksi UMKM. Pengiriman tersebut menggunakan sekitar 600 truk untuk mendukung pembangunan dan perbaikan rumah di sejumlah daerah.












