KBIHU Ar-Raudhah Jember Hadirkan Layanan Paspor Kolektif untuk Calon Jamaah Haji

  • Bagikan
Calon Jamaah Haji 2026 Kelompok Ar-Raudhah Jember Membuat Paspor Kolektif. (Foto: Imam/Nusawarta.id)

Nusawarta.Id, Jember KBIHU Ar-Raudhah Jember menghadirkan terobosan baru dalam melayani calon jamaah haji. Lembaga ini menyelenggarakan pembuatan paspor secara kolektif. Untuk itu, KBIHU Ar-Raudhah bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Jember. Program ini berlangsung pada Selasa (28/10/2025). Sebanyak 43 calon jamaah haji mengikuti program ini.

H. Djoko Purwanto, Ketua KBIHU Ar-Raudhah Jember, menjelaskan tujuan layanan ini. “Kami ingin memberikan kemudahan kepada jamaah,” katanya. Sebelumnya, KBIHU Ar-Raudhah telah mendaftarkan 108 jamaah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 orang telah memiliki paspor. Sementara itu, sisanya yakni 43 jamaah memperoleh fasilitas pembuatan paspor kolektif. “Alhamdulillah tadi pagi berjalan lancar. Yang lebih membanggakan, jamaah sangat suka. Mereka tidak perlu antri dan mendapat pelayanan yang nyaman. Yang penting, pembayarannya sama persis dengan pembuatan paspor secara mandiri di Imigrasi,” ujarnya.

Baca Juga Kuota Haji Jawa Timur 2026 Naik 20,6% Jadi 42.409 Jamaah

Adapun biaya pembuatan paspor yang ditetapkan Imigrasi sesuai standar resmi. Paspor berlaku 5 tahun berharga Rp650.000. Sedangkan paspor 10 tahun berharga Rp950.000. Para calon jamaah memberikan respons positif terhadap kemudahan ini. Pasalnya, mereka tidak perlu menghadapi antrian panjang seperti saat mengurus secara mandiri. Selain layanan paspor kolektif, Djoko menambahkan bahwa KBIHU Ar-Raudhah tidak hanya fokus pada aspek ritual ibadah. Lembaga ini juga menyediakan layanan non-ritual yang komprehensif. Menurutnya, strategi ini penting karena KBIHU Ar-Raudhah berlokasi di perkotaan. Apalagi, tiga KBIHU lain telah lebih dulu beroperasi di sekitar wilayah tersebut.

“Kami memberikan pembimbingan tidak hanya tentang syarat, rukun, wajib, dan sunnah haji. Kami juga membekali hal-hal yang berkaitan dengan persiapan keberangkatan. Contohnya adalah kesehatan dan pemanfaatan teknologi,” jelasnya.

Baca Juga  Pj Bupati HSS Dorong Pengembangan Desa Wisata untuk Tingkatkan Ekonomi Warga

Dalam hal ini, KBIHU Ar-Raudhah mengembangkan program pelatihan digitalisasi sebagai unggulan. Sebab, pelaksanaan ibadah haji saat ini membutuhkan teknologi informasi. Oleh karena itu, KBIHU membekali para jamaah dengan pemahaman tentang penggunaan teknologi. Mereka diajarkan memanfaatkan smartphone untuk mendukung kegiatan ibadah di Tanah Suci.

Di samping itu, KBIHU Ar-Raudhah juga menawarkan program Tarwiyah. Program ini mengacu pada kegiatan bermalam di Mina sebelum wukuf di Arafah. Pelaksanaannya sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Namun, pemerintah tidak memasukkan program ini dalam paket haji reguler. “Kami memprogramkan Tarwiyah bersama salah satu KBIHU di Kabupaten Jember. Ini membuktikan bahwa kami melayani keinginan jamaah. Mereka ingin melakukan ibadah haji sesuai dengan sunnah Nabi,” tutupnya.

Dengan demikian, KBIHU Ar-Raudhah Jember menunjukkan komitmennya melalui berbagai inovasi layanan tersebut. Lembaga ini terus memberikan pembimbingan dan pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji. (Imam/Red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *