Kemenkeu Dorong Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pacu Pembangunan Nasional

  • Bagikan

Nusawarta.id, Magelang Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan nasional melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi ini terutama diwujudkan dalam optimalisasi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Direktur Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Luky Alfirman, menjelaskan bahwa APBN dan APBD bukan sekadar angka, tetapi instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuannya jelas, bagaimana kita membangun ekonomi, menyejahterakan rakyat, dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan hingga ke pelosok negeri,” ujar Luky dalam Retret Kepala Daerah 2025 di Lembah Tidar Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2025).

Luky memaparkan, pendapatan APBN berasal dari pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), hingga hibah. Setelah dana terkumpul, pemerintah mengalokasikannya untuk berbagai belanja, termasuk transfer ke daerah. Sementara itu, APBD mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dana transfer dari pusat untuk mendukung pembangunan di tingkat lokal.

Dana transfer tersebut, lanjutnya, menjadi elemen penting dalam pembangunan infrastruktur di daerah. Realisasi anggaran yang tepat sasaran akan menciptakan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan yang inklusif bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan pembangunan ekonomi terus berjalan, tetapi juga harus adil dan merata. Tidak hanya bertumbuh, tetapi juga inklusif,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Luky juga mendorong para kepala daerah untuk meningkatkan PAD dan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Peningkatan PAD akan memperkuat kapasitas fiskal daerah, memungkinkan realisasi program pembangunan yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Ekonomi harus terus bergerak agar iklim investasi tetap kondusif. Jika ekonomi tumbuh, penerimaan pajak meningkat, maka belanja daerah juga bisa lebih besar untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga  Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, Luky optimistis pembangunan nasional dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. (San/Red)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *