DPRD Tanah Bumbu Pelajari Sistem Pendidikan Balikpapan untuk Diadaptasi di Bumi Bersujud

  • Bagikan
Komisi I DPRD Tanah Bumbu saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Kota Balikpapan untuk mempelajari sistem pendidikan sebagai referensi peningkatan mutu pendidikan di daerah. (Foto: Humas DPRD Tanbu/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Batulicin Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, melakukan kunjungan kerja ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, guna mempelajari sistem pendidikan yang dinilai berhasil diterapkan di kota minyak tersebut. Hasil studi ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kami baru saja melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan untuk mempelajari sistem pendidikan di sana. Beberapa program yang mereka jalankan sangat menarik untuk diterapkan di Bumi Bersujud,” ujar Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, H. Boby Rahman, Senin (19/5/2025).

Baca Juga Komisi I DPRD Tanah Bumbu Dorong Penyelesaian Pilkades PAW dan Sengketa Desa Gusunge

Boby menjelaskan bahwa fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah mendalami mekanisme program beasiswa dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam proses belajar-mengajar. Kota Balikpapan dinilai memiliki sistem administrasi beasiswa yang terstruktur, transparan, dan disiplin, menjadikannya salah satu daerah percontohan dalam pengelolaan bantuan pendidikan.

“Kami sangat tertarik dengan tata kelola beasiswanya yang tertib dan efisien. Ini bisa menjadi inspirasi kami dalam menyusun kebijakan daerah yang berpihak pada siswa berprestasi dan kurang mampu,” tambahnya.

Selain itu, Komisi I juga mengapresiasi konsep “Sekolah Idaman” yang diterapkan Balikpapan, dengan 30 ruang kelas yang telah dilengkapi teknologi papan tulis pintar atau smart billboard. Teknologi ini telah terintegrasi dalam kurikulum dan aktivitas belajar mengajar sehari-hari.

Baca Juga DPRD Tanbu Desak Perusahaan! Satui dan Angsana Harus Lebih Bersih dan Sejahtera

“Teknologi informasi telah menyatu dalam proses belajar-mengajar. Para guru juga mendapat pelatihan khusus dan insentif yang layak, antara Rp2,8 juta hingga Rp3,3 juta per bulan. Ini menunjang profesionalisme dalam mengajar,” ujar Boby.

Baca Juga  Rekapitulasi Suara Selesai, PDIP Kembali Jadi Pemenang Pemilu di Tanah Bumbu

Anggota Komisi I DPRD Tanah Bumbu lainnya, Andi Rustianti, Menurutnya, keberhasilan Balikpapan dalam mengintegrasikan teknologi pendidikan tidak lepas dari kesiapan sarana dan prasarana yang memadai.

“Infrastruktur mereka sangat mendukung. Di Tanah Bumbu, kita masih dalam tahap pembenahan. Tapi bagi sekolah yang sudah siap, program seperti ini bisa segera kita terapkan,” ungkap Dodi.

Baca Juga Wujudkan Air Bersih dan Akses Layak, DPRD Tanbu Dorong Pembangunan PDAM Baru di Satui

Upaya DPRD Tanah Bumbu ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 50 ayat (5), yang menyatakan bahwa pemerintah daerah berwenang mengelola pendidikan di wilayahnya masing-masing sesuai dengan prinsip otonomi daerah. Selain itu, penerapan teknologi dalam pendidikan juga didukung oleh Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 tentang Kurikulum, yang mendorong pemanfaatan TIK dalam proses pembelajaran.

Langkah Komisi I DPRD Tanah Bumbu ini menjadi bukti komitmen legislatif daerah dalam memperjuangkan mutu pendidikan yang adaptif, modern, dan berkelanjutan. (Ma/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *