Nusawarta.id, Batulicin – Karnaval Mallibu Kampong menjadi pembuka kemeriahan rangkaian kegiatan Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (12/4/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan 7 Februari, Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir tersebut berlangsung meriah dan menyedot perhatian masyarakat sejak pagi hari.
Karnaval ini secara resmi dilepas oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati. Ribuan warga tampak memadati kawasan Lapangan 7 Februari hingga sepanjang rute karnaval di kawasan Pagatan untuk menyaksikan beragam penampilan peserta yang tampil penuh warna.
Peserta karnaval berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan, kelompok pemuda, komunitas budaya, hingga perwakilan desa dan instansi. Mereka menampilkan beragam busana adat Nusantara serta kostum kreatif yang mencerminkan identitas budaya dan kearifan lokal.
Sepanjang rute karnaval, peserta juga menampilkan berbagai atraksi seni yang semakin menghidupkan suasana. Tarian tradisional, musik daerah, hingga pertunjukan seni jalanan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang berdiri di sepanjang jalan Pagatan untuk menyaksikan jalannya karnaval.
Baca Juga : Bupati Tanah Bumbu dan Kaka Slank Tanam 6.600 Mangrove di Pesisir Pagatan
Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ekspresi budaya masyarakat sekaligus wujud kebersamaan dalam merayakan tradisi daerah.
Melalui Sekda, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengatakan Karnaval Mallibu Kampong tidak sekadar menjadi kegiatan pawai, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
“Karnaval ini tidak hanya menjadi sarana sosial budaya, tetapi juga ruang ekspresi bagi masyarakat untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal secara luas, sekaligus menghidupkan suasana kebersamaan di setiap sudut kampung yang dilalui,” ujar Bupati melalui Sekda.
Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat identitas daerah serta menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap budaya dan tradisi lokal. Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Tanah Bumbu.
Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Antusiasme serta kreativitas yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya.
Baca Juga : Bupati Tanah Bumbu Buka Turnamen Sepakbola Piala Bupati 2026 di Pagatan
“Kita harapkan Karnaval Mallibu Kampong ini dapat terus dijaga dan dikembangkan menjadi agenda budaya tahunan, bahkan menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Tanah Bumbu di masa mendatang,” tutupnya.
Karnaval Mallibu Kampong sendiri menjadi salah satu agenda pembuka dalam rangkaian Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e, sebuah tradisi budaya masyarakat pesisir Pagatan yang setiap tahun digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur.












