Puan Desak Evaluasi SOP Karhutla Usai Sejumlah Petugas dan Relawan Gugur

  • Bagikan
Ketua DPR RI Puan Maharani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. (Foto: Inilah.com/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa atas gugurnya sejumlah petugas dan relawan saat membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mendesak pemerintah memperkuat perlindungan keselamatan dan kesehatan bagi seluruh personel yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Puan menilai banyaknya korban jiwa menjadi peringatan bagi pemerintah untuk mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) pemadaman karhutla, terutama terkait keselamatan petugas dan relawan di lapangan.

“Atas nama DPR, kami juga menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya sejumlah petugas dan relawan saat berjibaku memadamkan api,” kata Puan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Baca Juga : DPR Dukung Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura demi Kebutuhan Domestik

Berdasarkan informasi yang disampaikan, sedikitnya sembilan petugas dan relawan dilaporkan gugur, terdiri dari tiga orang di Kalimantan Tengah, lima petugas atau relawan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Probolinggo, serta satu orang di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, bernama Nurdin.

Selain itu, seorang warga lanjut usia yang ikut membantu memadamkan karhutla demi mencegah api menjalar ke permukiman di Samarinda, Kalimantan Timur, juga meninggal dunia.

“Harus ada jaminan keselamatan dan kesehatan bagi para petugas dan relawan, keluarga menunggu mereka pulang,” ujarnya.

Menurut Puan, petugas dan relawan karhutla merupakan pahlawan kemanusiaan yang berjuang menyelamatkan masyarakat. Karena itu, pengabdian mereka harus mendapat perlindungan dan penghargaan yang layak dari negara.

Ia juga menyoroti keterlibatan perempuan dalam penanganan karhutla. Kelompok relawan seperti The Power of Mama di Kalimantan, misalnya, turut melakukan patroli, mencatat titik api, hingga membantu pemadaman.

Baca Juga : Pramono: Konser Ye hingga Pestapora Dongkrak Ekonomi Jakarta

Puan meminta pemerintah memastikan para relawan perempuan memperoleh dukungan penugasan, akses pelayanan, tempat beristirahat, serta perlindungan yang memadai.

Baca Juga  Evaluasi Prolegnas, DPR Janji Selaraskan RUU dengan Kebutuhan Rakyat

Di sisi lain, ia mendorong pendampingan berkelanjutan bagi keluarga petugas dan relawan yang meninggal dunia, termasuk bantuan untuk menjaga penghidupan dan keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka.

Puan menegaskan DPR melalui komisi terkait akan mengawal tindak lanjut pemerintah, mulai dari perlindungan selama penanganan karhutla hingga pemulihan pascabencana, termasuk bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *