Nusawarta.id, Barabai – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, menghadiri acara pengukuhan anggota Barisan Pemadam Kebakaran (Balakar) 654 Murakata yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Pantai Batung, Kecamatan Batu Benawa, Sabtu (24/1/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran relawan pemadam kebakaran berbasis masyarakat di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Balakar 654 Murakata atas dedikasi, pengabdian, serta kepedulian sosial yang selama ini diberikan kepada masyarakat.
Ia menilai keberadaan Balakar memiliki peran strategis, khususnya dalam penanggulangan kebakaran dan berbagai kondisi darurat lainnya yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Baca Juga : Dinas Pendidikan HST Tinjau Sekolah Terdampak Banjir di Labuan Amas Utara
Menurut Bupati, kebakaran merupakan salah satu bencana yang datang secara tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan dampak besar, baik terhadap keselamatan jiwa maupun kerugian harta benda masyarakat.
Oleh karena itu, kehadiran relawan pemadam kebakaran yang sigap, terlatih, dan memiliki semangat pengabdian menjadi kebutuhan yang sangat penting di tengah masyarakat.
“Balakar adalah garda terdepan di lingkungan masyarakat. Kehadirannya sangat vital karena mampu bergerak cepat ketika terjadi kebakaran maupun situasi darurat lainnya, terutama di wilayah yang jauh dari jangkauan petugas pemadam kebakaran pemerintah,” ujar Samsul Rizal.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pengukuhan anggota dari BPK Radar, BPK Al Karim, BPK Putra Ankara, dan BPK Al Muhajirin yang secara resmi menjadi bagian dari Balakar 654 Murakata. Pengukuhan ini menandai kesiapan dan komitmen para relawan untuk menjalankan tugas kemanusiaan secara sukarela dan penuh tanggung jawab.
Bupati menegaskan bahwa pengukuhan bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan komitmen moral bagi seluruh anggota Balakar untuk selalu siap hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat. Ia juga mengingatkan agar para relawan menjalankan tugas dengan disiplin, tertib, dan profesional, serta senantiasa mengutamakan keselamatan diri dalam setiap penugasan.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya kekompakan tim, kejelasan komando, latihan rutin, serta sinergi yang berkelanjutan dengan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, aparat desa, dan unsur keamanan lainnya. Hal tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam penanganan kebakaran dan bencana secara efektif.
Baca Juga : Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkab HST Gelar Pasar Murah di Teluk Mesjid
Tak hanya bersifat responsif, Balakar juga diharapkan berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran melalui edukasi kepada masyarakat, seperti penggunaan instalasi listrik yang aman, kehati-hatian dalam penggunaan kompor, serta peningkatan kesadaran akan bahaya kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, lanjut Bupati, menempatkan Balakar sebagai mitra strategis dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana.
“Dengan pengukuhan ini, semoga Balakar 654 Murakata semakin solid, kuat, dan dicintai masyarakat dalam menjalankan tugas pengabdian,” pungkasnya.












