Nusawarta.id, Hulu Sungai Tengah – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung dan kebakaran yang terjadi pada Minggu, 21 Desember 2025, di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban warga pascabencana.
Bencana angin puting beliung dilaporkan menyebabkan kerusakan puluhan rumah warga di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Labuan Amas Utara, tepatnya di Desa Sungai Buluh, tercatat sebanyak 43 rumah mengalami kerusakan. Sementara itu, di Kecamatan Pandawan, bencana berdampak pada dua rumah di Desa Ambat Utara dan 11 rumah di Desa Kayu Rabah. Kerusakan juga terjadi di Kecamatan Batang Alai Utara, Desa Telang, dengan jumlah enam rumah terdampak.
Selain bencana angin puting beliung, musibah kebakaran juga terjadi di Desa Palajau, Kecamatan Pandawan. Di Kecamatan Limpasu, bencana turut berdampak pada dua rumah warga yang berada di Desa Tapuk dan Desa Hawang.
Baca Juga : Hadapi Bencana Cuaca Ekstrem, Pemkab HST Tingkatkan Langkah Antisipasi
Dalam sambutannya saat penyerahan bantuan, Bupati Samsul Rizal menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berkomitmen untuk selalu hadir dan bergerak cepat membantu warga yang terdampak bencana.
“Pemerintah daerah hadir untuk membantu dan memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan membantu proses pemulihan pascabencana,” ujar Samsul Rizal.
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menyalurkan bantuan sembako kepada seluruh korban bencana, baik yang masuk dalam kriteria penerima bantuan maupun yang belum memenuhi kriteria. Total bantuan disalurkan kepada 67 kepala keluarga atau rumah tangga terdampak.
Khusus untuk Kecamatan Labuan Amas Utara, penyaluran bantuan sembako telah ditangani oleh pihak kecamatan dengan memanfaatkan stok cadangan dari Kementerian Kesehatan. Sementara itu, bagi korban yang belum masuk kriteria penerima bantuan, pemerintah daerah menyalurkan bantuan sementara berupa sembako talangan. Selanjutnya, bantuan tersebut akan diusulkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan/atau Bank Kalsel.
Tidak hanya bantuan logistik, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah juga memberikan bantuan keuangan kepada korban bencana. Bantuan tersebut diberikan sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Hulu Sungai Tengah Nomor 400/112/467 Tahun 2025 tanggal 8 Mei 2025. Nominal bantuan keuangan bervariasi, mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp15.000.000, disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah yang dialami warga. Selain itu, setiap penerima juga mendapatkan tambahan bantuan sembako senilai Rp1.000.000.
Baca Juga : Turnamen Voli Kapolres HST Cup 2025 Berakhir, Polres HST A dan Pinker’s Sulangking Juara
Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah berharap masyarakat terdampak dapat segera bangkit, memperbaiki kondisi tempat tinggalnya, serta kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama pada kondisi cuaca ekstrem












