Dinas Pendidikan HST Tinjau Sekolah Terdampak Banjir di Labuan Amas Utara

  • Bagikan
Dinas Pendidikan HST meninjau langsung kondisi sekolah terdampak banjir di Kecamatan Labuan Amas Utara. (Foto: Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Hulu Sungai Tengah – Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bergerak cepat menindaklanjuti dampak banjir yang melanda wilayah Kecamatan Labuan Amas Utara dengan melakukan monitoring dan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah terdampak. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan layanan pendidikan tetap berjalan meskipun berada dalam kondisi darurat bencana.

Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar, didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP, Alamsyah Mappaompo, turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sarana dan prasarana sekolah pascabanjir. Peninjauan tersebut mencakup akses menuju sekolah, ruang belajar, serta lingkungan sekolah yang masih tergenang air.

Anhar mengatakan, monitoring ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar bagi peserta didik di wilayah terdampak banjir. Menurutnya, kehadiran langsung di lapangan sangat penting untuk mendapatkan gambaran nyata terkait kondisi sekolah dan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.

Baca Juga : Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkab HST Gelar Pasar Murah di Teluk Mesjid

“Monitoring ini kami lakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak di lapangan sekaligus menyiapkan langkah strategis jangka pendek maupun jangka menengah agar pelayanan pendidikan tetap berjalan,” ujar Anhar, Sabtu (24/1/2026).

Ia menjelaskan, salah satu permasalahan utama yang dihadapi sekolah terdampak banjir adalah terganggunya akses menuju lokasi belajar. Genangan air yang masih terjadi di sejumlah titik menyulitkan guru dan peserta didik untuk menjangkau sekolah dengan aman.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan HST telah menyiapkan sejumlah solusi awal. Untuk jangka pendek, pihaknya berencana membangun jembatan kecil sebagai akses sementara agar warga sekolah dapat melintasi jalur menuju sekolah dengan lebih aman.

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan panggung sebagai alternatif tempat kegiatan belajar mengajar apabila ruang kelas belum sepenuhnya dapat digunakan.

Baca Juga  Kasus Bullying Meningkat, Mendikdasmen Tuntut Sekolah Perkuat Sistem Perlindungan Siswa

“Untuk jangka pendek, solusi pertama yang akan kita lakukan adalah membangun jembatan kecil agar warga sekolah dapat melintasi akses menuju sekolah dengan aman. Selain itu, kita juga akan menyiapkan panggung,” jelasnya.

Baca Juga : Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Pemkab HST Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman dan Ukhuwah

Dengan langkah cepat tersebut, Dinas Pendidikan HST berharap aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah terdampak banjir dapat tetap terlaksana secara aman dan kondusif. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk memastikan hak peserta didik dalam memperoleh layanan pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam situasi darurat bencana.

Selain penanganan jangka pendek, Dinas Pendidikan HST juga akan menyusun langkah lanjutan sebagai bagian dari mitigasi dan antisipasi apabila banjir kembali terjadi. Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana terhadap sektor pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah terkhusus di wilayah Labuan Amas ke depan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *