Nusawarta.id, Hulu Sungai Tengah – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Perdagangan kembali menggelar kegiatan Pasar Murah Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, bertempat di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Haruyan, Kamis (22/1/2026).
Pasar Murah tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Irfan Sunarko, mengatakan bahwa pelaksanaan Pasar Murah ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Pasar Murah ini kami laksanakan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Dengan demikian, beban pengeluaran masyarakat dapat sedikit berkurang,” ujar Irfan.
Baca Juga : Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Pemkab HST Ajak Masyarakat Tingkatkan Iman dan Ukhuwah
Ia menambahkan, selain membantu masyarakat secara langsung, kegiatan ini juga memiliki peran penting dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Menurutnya, stabilitas harga bahan pokok menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah, terutama pada momen-momen tertentu yang rawan terjadi lonjakan harga.
“Kami berharap melalui kegiatan Pasar Murah ini, stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat tetap terjaga, sehingga inflasi daerah dapat dikendalikan,” harapnya.
Dalam Pasar Murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga pasaran. Beberapa komoditas yang disediakan antara lain Minyak Kita seharga Rp16.000 per liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram, tepung Rp9.000 per kemasan, serta susu kental manis coklat dan putih masing-masing Rp7.000 per kemasan.
Selain itu, tersedia pula garam kapal besar Rp4.000 per kemasan, Ajinomoto Rp4.500 per kemasan, Royco ayam dan Royco sapi masing-masing Rp4.500 per lusin, serta teh Gunung Satria Rp4.500 per kemasan.
Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat membeli sirup ABC rasa jeruk dan lychee masing-masing Rp11.500 per botol, sirup Marjan Rp22.500 per botol, mi instan Rp15.000 per lima kemasan, kecap Rp21.000 per kemasan, Soklin liquid Rp10.000 per renteng, Chocodrink plus mug Rp20.000 per renteng, kopi Top Gula Aren Rp17.000 per renteng, serta gas LPG 3 kilogram seharga Rp18.500 per tabung.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi dalam kegiatan Pasar Murah ini. Warga Desa Teluk Mesjid dan sekitarnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Ramadan.
Baca Juga : Pemkab HST Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Kayu Rabah
Irfan Sunarko menegaskan bahwa kegiatan Pasar Murah tidak hanya dilaksanakan di satu lokasi, melainkan akan terus digelar secara bertahap di sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Hal ini dilakukan agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini benar-benar dapat membantu masyarakat, menjaga daya beli, serta menciptakan stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah,” pungkasnya.












