Grand Final PMSL SEA Spring 2025 Digelar di Malaysia, Atlet PUBG Asal Kalsel Turut Bertanding

  • Bagikan
Tim RRQ Ryu bertanding di PMSL SEA Spring 2025

Nusawarta.id, Banjarmasin Saat ini sedang berlangsung turnamen e-sports PUBG Mobile Super League (PMSL) SEA Spring 2025 babak Grand Final di Sepang Malaysia hingga 16 Maret 2025. Turnamen ini menjadi ajang pertarungan panas buat tim-tim PUBG terbaik se Asia Tenggara, untuk meraih total hadiah alias prize pool sebesar 200 dolar AS alias setara 3,1 miliar rupiah.

Dari 16 tim se Asia Tenggara tersebut, ada 6 tim perwakilan dari Indonesia, yakni Alter Ego Ares, Bigetron Esports, BOOM Esports, RRQ Ryu, Kagendra, dan VOIN Donkey ID. Dari banyaknya atlet yang bertanding, terdapat satu nama yang berasal dari Kalimantan Selatan, yakni Muhammad Rama “Hazel” Syahreal.

Di usia yang masih 19 tahun, Rama telah memiliki banyak pengalaman di berbagai turnamen nasional maupun internasional. Pada turnamen PMSL SEA Spring 2025 ini, Rama memperkuat tim RRQ Ryu bersama dengan Yoga Malik “Nerpehk0” Rahman, Septiadi “Lapar” Ardiansyah, dan Genta “GenFos” Effendi.

“Saya mohon doa dan dukungannya kepada seluruh warga Kalimantan Selatan agar kami bisa membawa hasil yang maksimal, dan bisa mengharumkan nama Banua di kancah internasional” harap Rama ketika diwawancarai sebelum babak Grand Final pada Kamis (13/03/2025).

Tim RRQ Ryu sedang bertanding dalam babak Grand Final PMSL Spring 2025
Baca Juga  Didukung Secara Aklamasi, Brigjen Pol Nurullah Kembali Pimpin Esports Indonesia Kalsel

Sementara itu, Ketua Umum Esports Indonesia (ESI) Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Nurullah melalui Sekretaris Umum Handoko berharap Rama bisa memberikan penampilan terbaiknya dalam turnamen PUBG se Asia Tenggara, sehingga nanti bisa lolos ke turnamen PUBG Mobile Global Open 2025 di Uzbekistan.

“Rama mampu menunjukkan potensinya dengan tampil cukup baik ketika mewakili Kalimantan Selatan pada ajang PON XXI di Aceh Medan. Semoga ke depannya prestasinya terus meningkat dan mampu meraih juara di level internasional”, ungkap Handoko. (Arm/Red)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *