Nusawarta.id – Banjarmasin. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan ekonomi Banua melalui Musyawarah Daerah (Musda) XVI yang digelar di Rattan Inn Banjarmasin, Senin (16/12/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Ekonomi Pembangunan Agus Dyan Nur yang mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas kontribusi HIPMI Kalsel. Menurutnya, organisasi ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta menggali potensi kewirausahaan di wilayah Kalimantan Selatan.
Gubernur H. Muhidin melalui sambutan tertulisnya menegaskan pentingnya kolaborasi antara HIPMI Kalsel dan Pemerintah Provinsi untuk mewujudkan kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.
“Dengan semangat mudanya dalam berusaha, saya berharap HIPMI Kalsel mampu mendorong inovasi dan penguatan ekonomi di Banua kita, terutama dalam pengembangan UMKM dan hilirisasi industri,” ujar Agus Dyan Nur saat membacakan sambutan.
Ia menambahkan bahwa ekosistem usaha yang kolaboratif menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah. “Kolaborasi ini harus terus ditingkatkan. Kita perlu menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan usaha, memberikan akses permodalan, mendorong inovasi, serta mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas,” imbuhnya.
Ketua HIPMI Kalsel, dalam laporan Musda, menyampaikan bahwa pihaknya telah aktif menjalin kerja sama dengan berbagai sektor untuk memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banua. Fokus utama HIPMI adalah mendorong hilirisasi industri lokal guna meningkatkan nilai tambah produk daerah.
“Sebagai pengusaha muda, kami ingin menjadi bagian dari transformasi ekonomi di Banua. Tidak hanya dengan mendorong UMKM untuk naik kelas, tetapi juga melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah dan pelaku usaha lainnya,” kata Ketua HIPMI Kalsel.
Musda XVI HIPMI Kalsel juga menjadi ajang untuk merumuskan strategi baru dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan lokal. Salah satu pembahasan utama adalah memperkuat jaringan bisnis antara anggota HIPMI Kalsel dengan mitra regional dan nasional.
Ketua Panitia Musda menyatakan, acara ini bukan hanya momentum memilih kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi forum penguatan sinergi antaranggota HIPMI dan kolaborasi lintas sektor.
“Kami optimistis melalui program kerja yang terarah dan kolaborasi yang solid, HIPMI Kalsel dapat membawa dampak nyata bagi pembangunan ekonomi di Banua,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk terus mendukung HIPMI melalui berbagai kebijakan yang mendukung dunia usaha. Dalam penutupan acara, Agus Dyan Nur menegaskan bahwa Pemprov Kalsel akan memberikan perhatian lebih kepada sektor yang digarap HIPMI, termasuk program peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberian akses permodalan kepada pengusaha muda.
“Kami berharap HIPMI Kalsel bisa terus menjadi penggerak perubahan di Banua. Pemerintah siap menjadi mitra yang mendukung setiap langkah maju HIPMI,” tutupnya. (San/Red)












