Nusawarta.id, Bekasi – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi kemajuan para siswa Sekolah Rakyat (SR) se-Jabodetabek saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/10).
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian evaluasi terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang telah berjalan sejak Juli 2025. Meski dilakukan di hari libur, suasana di lingkungan SRMA 13 tetap hidup dengan berbagai aktivitas siswa.
Setibanya di lokasi, Gus Ipul disambut barisan Paskibra berseragam hijau army yang berbaris tegak di bawah terik matahari. Ia pun berhenti sejenak memperhatikan barisan dan mengungkapkan kekagumannya.
Baca Juga : DPR Desak Percepatan Realisasi Program Strategis Pemerintahan Prabowo-Gibran
“Bagus sekali ini ya,” ujarnya.
Gus Ipul kemudian mengikuti dialog bersama perwakilan siswa dari enam Sekolah Rakyat: SRMA 13 Bekasi, SRMA 9 dan 10 Jakarta, SRMP 6 Jakarta, serta SRMA 12 dan SRMP 10 Bogor. Dialog digelar di aula utama, diawali penampilan paduan suara 74 siswa yang menyanyikan lagu “Ayah Ibu Karena Mereka”.
Dalam sambutannya, Gus Ipul menyatakan rasa bangganya atas perkembangan para siswa dalam waktu singkat.
“Saya ikut bangga karena proses belajar mengajar berjalan baik. Ada tantangan, tapi alhamdulillah bisa kita atasi,” ucapnya.
Ia juga mengingat kondisi awal para siswa yang disebutnya lesu dan belum terbiasa hidup teratur. Kini, lanjutnya, para siswa terlihat lebih sehat, ceria, dan disiplin.
Beberapa siswa pun berbagi cerita langsung kepada Mensos. Akbar (16), anak pengemudi ojek online asal Bantar Gebang, mengaku kini lebih bersemangat belajar. Sementara Elvia Rahmah (15), anak pemulung yang bercita-cita menjadi Polwan, merasa senang mendapat banyak pengalaman dan teman baru.
Salah satu momen menyentuh terjadi saat Nazwa Naznin (15) membacakan puisi karyanya berjudul “Jalan Ku Tempuh”, disusul penampilan Nurkholis Fauzi (17) yang menyanyikan lagu “Don’t Worry” karya Tony Q. Suasana semakin khidmat ketika Sabda Abdu Nurohman (15) membacakan surat At Tin dan memimpin doa penutup.
Usai dialog, Gus Ipul meninjau asrama dan ruang makan siswa. Ia juga menyapa para orang tua yang tengah menjenguk anak-anaknya.
“Mudah-mudahan nanti bulan November Bapak Presiden jadi ke sini ya. Baik-baik ya,” pesan Gus Ipul kepada para siswa yang sedang makan siang.
Kegiatan belajar di SRMA 13 Bekasi telah berlangsung sejak Juli 2025 dan kini menampung 189 siswa. Pada November mendatang, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, dengan SRMA 13 Bekasi sebagai lokasi pusat peresmian.












