Nusawarta.id, Jakarta – Peta politik di tubuh Kabinet Merah Putih bergerak dinamis. Setelah Indonesia merampungkan agenda internasional dalam KTT BRICS, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan melakukan perombakan atau reshuffle kabinet pada Senin (14/9/2026) sore.
Sejumlah kementerian strategis disebut bakal mengalami perubahan sebagai bagian dari evaluasi kinerja jajaran pembantu Presiden.
Informasi yang beredar di lingkungan pemerintahan menyebutkan, salah satu perubahan menyasar posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang saat ini dijabat Pratikno.
Pratikno dikabarkan bakal digantikan Menteri Luar Negeri Sugiono. Jika perubahan tersebut terealisasi, kursi Menteri Luar Negeri akan kosong.
Nama Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir kemudian mencuat sebagai salah satu kandidat kuat untuk mengisi posisi Menlu. Namun, keputusan mengenai susunan baru tersebut disebut masih dalam pembahasan.
Baca Juga : Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menkeu
Perubahan juga dikabarkan terjadi di Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disebut bakal digantikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Sinyal reshuffle semakin kuat setelah Suahasil mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin siang. Ia tiba sekitar pukul 14.40 WIB dengan mengenakan setelan formal dan dasi biru.
Saat ditanya wartawan mengenai tujuan kedatangannya, Suahasil hanya memberikan jawaban singkat.
“Ditelepon Istana,” ujar Suahasil.
Tak lama berselang, Pratikno juga tiba di Kompleks Istana. Berbeda dengan Suahasil, Pratikno mengonfirmasi bahwa dirinya datang untuk menghadiri prosesi pelantikan.
“Terkait pelantikan katanya. Enggak tahu (siapa yang dilantik). Nanti kita tunggu,” kata Pratikno.
Ia menyebut agenda pelantikan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB.
Baca Juga : Rekam Jejak Suahasil Nazara, Teknokrat dan Guru Besar UI yang Kini Jadi Menkeu Prabowo
Selain perubahan di sejumlah kementerian strategis, skema reshuffle juga disebut mencakup pengisian sejumlah posisi wakil menteri yang masih kosong. Salah satunya posisi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Evaluasi juga disebut menyentuh pejabat yang masih merangkap jabatan. Di antaranya posisi Wakil Menteri Pertahanan yang dirangkap Gubernur Universitas Republik Indonesia serta Wakil Menteri Pertanian yang dirangkap Kepala Badan Gizi Nasional.
Meski sejumlah sinyal reshuffle mulai terlihat di Istana dan nama-nama pejabat yang akan bergeser telah beredar, komposisi resmi Kabinet Merah Putih masih menunggu keputusan Presiden.
Kepastian mengenai siapa yang diberhentikan, dipindahkan, maupun dilantik akan ditentukan melalui Keputusan Presiden (Keppres) dan pengumuman resmi Istana Negara.













Respon (1)