Nusawarta.id, Muna Barat – Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Tenggara (KONI Sultra) secara resmi melantik Kepengurusan KONI Muna Barat (Mubar) periode 2025–2030 di Aula Kantor Bupati Muna Barat pada Senin (14/7/2025).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Sultra, Alvian Taufan Putra dan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan bersama Ketua KONI Mubar, La Ode Darwin.
Melalui sambutannya, Alvian menyebut bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra akan diselenggarakan pada tahun 2026 mendatang sambil menunggu keputusan resmi penetapan tuan rumah antara Kabupaten Bombana atau Kabupaten Konawe.
“Dalam kurun waktu 2025 sampai 2026, KONI Sultra akan menggelar Porprov. Calon tuan rumah ada dua yakni Konawe dan Bombana, tapi kemungkinan besar akan dilaksanakan di Bombana,” kata Alvian.
Alvian pun mengajak KONI Mubar segera mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2026 terutama pada cabang olahraga (cabor) yang dinilai potensial membawa prestasi.
“Di Muna Barat ada cabor yang sangat potensial meraih emas, yaitu dayung. Salah satu pelatih dari Muna Barat, Pak Sofyan, bahkan sukses membawa atletnya meraih medali di PON Aceh tahun lalu,” sebutnya.
Baca juga: Pemda Mubar Akhirnya Bayar Lunas Kontraktor Puskesmas Bero
Dengan demikian, ia mengatakan bahwa dukungan anggaran menjadi faktor penting dalam mendorong prestasi olahraga. KONI Mubar pun diminta dapat mengalokasikan anggaran secara terfokus untuk cabor yang dapat menyumbang prestasi di Porprov Sultra.
“Fokus saja pada satu atau dua cabor unggulan yang bisa menyumbang emas. Kalau dikelola dengan baik, saya yakin Muna Barat bisa masuk lima besar di Porprov nanti,” pungkas Alvian.
Sementara dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Mubar, La Ode Darwin menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua KONI Sultra yang bersedia melantik kepengurusannya.
Bupati Mubar itu optimis daerahnya akan meraih prestasi terbaik di ajang olahraga terbesar di Provinsi mendatang.
“Jika KONI Sultra targetkan kami masuk lima besar, saya upayakan agar bisa masuk tiga besar. Masih ada waktu satu tahun untuk mencari bibit atlet, berkoordinasi dengan Ketua-Ketua Cabor, dan memaksimalkan anggaran yang ada,” ujar pria yang akrab disapa DW itu.
Dengan jabatan strategisnya, DW berkomitmen akan meningkatkan fasilitas olahraga dan mendukung keberlanjutan pembinaan atlet, salah satunya dengan meminta jajarannya di KONI Mubar mempersiapkan sarana yang memadai bagi organisasi maupun atlet.
Keseriusannya membangun olahraga Mubar melalui jabatan kepala daerah, diharapkan menjadi loncatan besar bagi kemajuan prestasi olahraga untuk Liwu Mokesa. (Dyt/red)












