DPR Pastikan Stok Beras Bulog Kolaka Aman

  • Bagikan
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong saat mengecek stok beras di Gudang Perum Bulog Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Foto: Bulog Kolaka/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong meninjau stok beras di Gudang Perum Bulog Kolaka, Sulawesi Tenggara, guna memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah tersebut.

Kunjungan kerja yang dilakukan pada Jumat itu merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran terkait untuk memantau langsung kondisi stok pangan nasional di tengah dinamika global yang memicu kenaikan harga sejumlah komoditas.

“Kami mendapatkan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengecek gudang-gudang Bulog. Tujuannya memastikan stok pangan aman di tengah situasi global yang memicu kenaikan harga komoditas,” kata Bahtra saat meninjau Gudang Bulog Kolaka.

Dalam kesempatan itu, Bahtra menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan maupun melakukan aksi pembelian berlebihan atau panic buying. Menurut dia, stok pangan nasional, khususnya di wilayah Kolaka Raya, masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk jangka panjang.

Baca Juga : QRIS Dinilai Perkuat Daya Saing UMKM dan Dorong Ekonomi Digital

“Alhamdulillah, stok pangan kita melimpah, terutama di Kolaka Raya ini. Jadi yang paling penting adalah kami ingin sampaikan ke masyarakat bahwa dalam situasi begini tidak perlu panik. Ketersediaan pangan kita terjamin,” ujarnya.

Selain memastikan kecukupan stok, Bahtra juga menyoroti pentingnya kelancaran distribusi pangan agar pasokan tetap tersedia hingga tingkat konsumen tanpa hambatan.

Ia mendorong Perum Bulog Kolaka terus menghadirkan inovasi dalam menjaga stabilitas harga, salah satunya melalui penyelenggaraan pasar murah secara berkala di titik-titik strategis.

“Pasar murah sangat diperlukan untuk meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang pendapatannya di bawah rata-rata,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Kolaka Ardiansyah mengungkapkan bahwa stok beras yang tersedia di gudang saat ini mencapai 18.793 ton dan diperkirakan terus bertambah seiring berlangsungnya masa panen.

Baca Juga  Stok Beras Nasional Nyaris 28 Juta Ton, Mentan Amran Pastikan Pangan Aman hingga 10 Bulan ke Depan

“Ketahanan stok kami mencapai 24 bulan ke depan. Selain beras, stok komoditas penting lainnya seperti gula pasir dan minyak goreng juga dalam kondisi aman di wilayah Kolaka Raya,” ujarnya.

Menurut Ardiansyah, Bulog terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan serta TNI-Polri dalam pelaksanaan pasar murah guna menjaga keterjangkauan harga pangan di masyarakat.

Baca Juga : Polda Jambi Tangkap Tujuh Pelaku Tambang Emas Ilegal di Merangin

Selain itu, Bulog juga rutin menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng ke pasar tradisional dan pedagang di luar pasar.

Ia menilai program SPHP efektif menekan laju inflasi karena pedagang diwajibkan menjual beras sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Sejauh ini SPHP menjadi program yang berhasil menstabilkan harga, karena pedagang menjual beras SPHP tidak melebihi HET yang ditetapkan,” kata Ardiansyah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *