Menteri ESDM Pastikan Distribusi BBM, LPG, dan Listrik di Kalsel Aman Jelang Lebaran

  • Bagikan

Nusawarta.id, Banjarbaru Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan inspeksi ke sejumlah titik distribusi energi di Kalimantan Selatan, Rabu (19/3/2025), guna memastikan kelancaran pasokan BBM, LPG, dan listrik menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Di SPBU Pertamina 64.707.11 Banjarbaru, Bahlil memeriksa langsung kualitas BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo yang diuji oleh Lemigas. Ia menegaskan bahwa seluruh BBM telah memenuhi standar dan mengimbau masyarakat agar tidak ragu menggunakan produk Pertamina. “Pemerintah memastikan BBM yang dijual sesuai spesifikasi dan tidak ada oplosan,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan kode QR untuk pembelian BBM bersubsidi, terutama bagi kendaraan roda empat. “Setiap tahun, pemerintah mengalokasikan subsidi ratusan triliun rupiah untuk energi. Karena itu, harus ada pengawasan ketat agar subsidi tepat sasaran,” tegasnya.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengunjungi Nelayan, Memastikan Pasokan BBM Cukup. (Foto: MI)

Menteri Bahlil kemudian meninjau pasokan BBM bagi nelayan di Banjarmasin dengan mengunjungi SPBU Nelayan PT AKR dan berdialog dengan para nelayan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Yuliansyah Efendi, memastikan bahwa distribusi BBM untuk 103 kapal nelayan di daerahnya masih mencukupi. “Kami tidak menghadapi kendala berarti dalam pasokan BBM untuk nelayan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bahlil juga mengecek distribusi LPG 3 kilogram di pangkalan LPG Sudarga dan SPBE PT Citra Mandiri Energi. Ia menegaskan bahwa pendistribusian gas bersubsidi harus tepat sasaran dan tidak boleh ada penyelewengan. “Subsidi ini uang rakyat. Arahan Bapak Presiden jelas: satu rupiah pun uang negara yang diperuntukkan bagi rakyat harus sampai ke mereka,” ujar Ketua Umum Parta Golkar.

Menteri ESDM Meninjau Distribusi LPG di Kota Banjarbaru. (Foto Humas ESDM)

Meskipun distribusi LPG di Kalsel dinilai relatif aman, Bahlil meminta Pertamina meningkatkan rasio penyimpanan, mengingat konsumsi LPG di wilayah tersebut mencapai 555 metrik ton sementara kapasitas penyimpanan hanya 16 ribu metrik ton. “Jika tidak diperbaiki, ini bisa mempengaruhi ketahanan energi,” katanya.

Baca Juga  Acil Odah Pendaftar Pertama Bakal Calon Gubernur Kalsel ke KPU

Kunjungan kerja ini ditutup dengan inspeksi ke GIS Ulin 150 kV PT PLN di Banjarmasin, di mana ia memastikan kesiapan pasokan listrik untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri. Bahlil menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen menjaga stabilitas distribusi energi agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas dengan nyaman. (Akb/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *