Nusawarta.id, Balangan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan menggelar seleksi tahap pertama Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2026. Salah satu tahapan yang dijalani para peserta adalah “Basasuluh” berupa wawancara untuk menguji kemampuan, wawasan, karakter, serta kesiapan generasi muda mengikuti seluruh rangkaian pemilihan.
Tahap wawancara menjadi bagian penting dalam proses seleksi untuk menggali potensi peserta secara lebih mendalam. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi, tetapi juga harus memahami budaya serta berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Balangan.
Ketua Pelaksana Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2026, Muhammad Rizky Fadhillah, mengatakan tahapan wawancara dirancang untuk melihat kemampuan dan kesiapan peserta dalam menjalankan peran sebagai duta generasi muda daerah.
“Pada tahap wawancara ini kami ingin melihat kemampuan peserta secara lebih mendalam, baik dari sisi komunikasi, wawasan, maupun pemahaman mereka terhadap budaya dan potensi yang dimiliki Kabupaten Balangan,” kata Rizky di Balangan, Minggu.
Baca Juga : Pemkab Balangan Peringati Maulid Nabi, Wabup Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
Menurut Rizky, seluruh peserta didorong untuk mengikuti setiap tahapan seleksi dengan penuh rasa percaya diri serta mampu menunjukkan potensi terbaik yang dimiliki.
Ia menilai ajang Pemilihan Nanang Galuh tidak sekadar menjadi kompetisi untuk menentukan pasangan terbaik, tetapi juga menjadi wadah pembentukan generasi muda yang memiliki wawasan, karakter, dan kepedulian terhadap daerah.
Peserta yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjalankan peran sebagai representasi generasi muda Balangan. Mereka diharapkan dapat turut mempromosikan kekayaan budaya, pariwisata, serta berbagai potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Nanang dan Galuh terpilih nantinya diharapkan mampu membawa nama baik Balangan serta berkontribusi dalam memperkenalkan budaya dan pariwisata daerah,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang peserta, Nor Asifa, mengaku bersyukur dapat mengikuti seleksi Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2026. Menurutnya, ajang tersebut menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman sekaligus mengembangkan kemampuan diri.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti seleksi Nanang Galuh Balangan 2026. Bagi saya ini merupakan kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman serta mengenal lebih dalam budaya dan potensi yang ada di Kabupaten Balangan,” ujarnya.
Baca Juga : Pemkab Balangan Matangkan Rencana Pemanfaatan Kawasan Pasar Paringin
Asifa menilai setiap tahapan dalam seleksi tersebut dapat menjadi proses pembelajaran bagi para peserta. Selain mengasah kemampuan komunikasi dan menambah wawasan, kegiatan itu juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat identitas, budaya, dan potensi daerahnya.
Ia berharap dapat mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan maksimal serta menjadikan setiap proses yang dijalani sebagai pengalaman berharga.
Melalui Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2026, pemerintah daerah diharapkan dapat melahirkan figur generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan dan kepercayaan diri, tetapi juga memahami budaya lokal serta memiliki komitmen untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Balangan.












