Kemenekraf Tegaskan Dukungan Penuh untuk “100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert”

  • Bagikan
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya dalam acara konser amal "100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert” yang dipantau di akun YouTube DSS Music pada Minggu (7/12/2025). (Foto: Youtube DSS Music/Nusawarta.id)

Nusawarta.id, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menegaskan dukungannya terhadap penyelenggaraan konser amal “100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert”, sebuah gerakan solidaritas yang bertujuan membantu korban banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menilai konser ini menunjukkan kuatnya rasa empati para pelaku industri kreatif terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit. Menurutnya, keterlibatan para musisi Indonesia merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi dan didukung oleh pemerintah.

“Ada empati yang luar biasa dari para musisi Indonesia. Mereka mau membantu saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tentu saja ini perlu didukung,” ujar Teuku Riefky dalam siaran langsung di akun YouTube DSS Music, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa Kemenekraf bersama Kementerian Kebudayaan dan BP BUMN hadir memberikan dukungan moral serta fasilitasi teknis agar gerakan solidaritas tersebut dapat terlaksana dengan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kita dukung empati para musisi dan masyarakat Indonesia. Insyaallah ini akan berkelanjutan dan bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra,” katanya.

Baca Juga : Kemenpar Dorong Wisata Olahraga Jadi Penggerak Baru Ekonomi Nasional

Salah satu penggagas konser, Irma Hutabarat, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan acara ini tidak lepas dari tanggapan cepat Menteri Ekonomi Kreatif. Irma bercerita bahwa setelah menghubungi Teuku Riefky, pertemuan langsung digelar dan kebutuhan awal penyelenggaraan dapat dipenuhi.

“Saya telepon Pak Menteri. Minggu langsung ketemu di Aceh Connection, langsung dihitung, dan saya bayar uang pangkal. Itulah kenapa acara ini terjadi,” kata Irma.

Meskipun para musisi tampil tanpa bayaran, ia menegaskan bahwa kebutuhan teknis seperti kru, pencahayaan, dan tata suara tetap memerlukan dukungan. Di sinilah peran Kemenekraf, Kementerian Kebudayaan, dan BP BUMN menjadi sangat penting.

Baca Juga  DPRD Balangan : Dekranasda Jadi Ujung Tombak Ekonomi kreatif

“Pak Menteri mengerti. Maka diberikanlah dana awal bersama Kementerian Kebudayaan, sehingga acara ini bisa berjalan. BP BUMN juga luar biasa,” ujarnya.

Irma menambahkan bahwa hingga kini masih ada keluarga korban yang belum ditemukan dan kondisi warga terdampak masih memprihatinkan. Karena itu, konser amal ini bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi wujud nyata kepedulian dan dukungan moral kepada masyarakat Sumatra.

Konser amal “100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert” menghadirkan lebih dari 100 musisi dari berbagai generasi. Sejumlah nama, termasuk Tompi dan Ello, turut berpartisipasi tanpa menerima bayaran demi mendorong penggalangan dana untuk pemulihan wilayah-wilayah terdampak.

Baca Juga : Presiden Prabowo Hapus Utang KUR Petani Aceh Terdampak Banjir dan Longsor

Para musisi diharapkan dapat membawa hiburan sekaligus harapan bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan setelah bencana.

“Untuk apa kita di sini? Karena kita mengulurkan tangan. Semoga kebaikan dan kesejahteraan terus berlanjut. Dampak pascabencana masih panjang, pekerjaan rumah kita masih banyak,” ujar Irma.

Konser berlangsung di T Space Bintaro pada Minggu (7/12) dan akan berlanjut di Lippo Mall Kemang pada Selasa (16/12). Publik dapat berpartisipasi dengan menghadiri konser, menyebarkan informasi, atau berdonasi langsung melalui:

Bank BNI – 2025807896 a.n. ILUNI UI

Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal, fasilitas publik, serta anggota keluarga akibat bencana di berbagai wilayah Sumatra.

Konser ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum solidaritas, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri kreatif, dan masyarakat dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *